Iwak Pakasam, Inilah Kuliner Khas Kalsel yang Jadi Favorit Wisatawan
Kalimantan Selatan tidak hanya dikenal dengan keindahan seribu sungainya, tetapi juga kekayaan kulinernya yang unik dan menggugah selera. Salah satu primadona yang selalu dicari oleh para pelancong saat berkunjung ke Bumi Lambung Mangkurat adalah Iwak Pakasam. Hidangan ini bukan sekadar lauk biasa, melainkan hasil kearifan lokal dalam mengawetkan ikan secara tradisional.
Apa Itu Iwak Pakasam?
Iwak Pakasam adalah produk olahan ikan yang melalui proses fermentasi. Kuliner ini sangat populer di daerah Hulu Sungai Tengah (Barabai), namun kini telah menyebar ke seluruh penjuru Kalimantan Selatan. Jenis ikan yang digunakan biasanya adalah ikan air tawar seperti ikan sepat, seluang, papuyu, atau ikan puyu.
Ciri khas dari Iwak Pakasam terletak pada penggunaan samu, yaitu beras yang disangrai hingga kecokelatan lalu ditumbuk kasar. Beras inilah yang memberikan tekstur renyah sekaligus aroma harum yang sangat khas saat ikan digoreng.
Proses Pembuatan yang Unik
Keistimewaan Iwak Pakasam bermula dari proses pembuatannya yang telaten. Ikan segar yang telah dibersihkan akan digarami dan didiamkan selama beberapa waktu. Setelah itu, ikan dicampur dengan bubuk beras sangrai (samu) dan disimpan dalam wadah tertutup rapat selama minimal dua hingga tiga hari.
Proses fermentasi ini tidak hanya membuat ikan menjadi lebih awet tanpa bahan kimia, tetapi juga menciptakan perpaduan rasa asin dan sedikit asam yang sangat seimbang. Inilah yang membuat nafsu makan langsung meningkat hanya dengan mencium aromanya.
Mengapa Wisatawan Sangat Menyukainya?
Ada beberapa alasan mengapa Iwak Pakasam menjadi oleh-oleh wajib dan favorit wisatawan:
- Rasa yang Autentik: Perpaduan rasa gurih, asin, dan asam memberikan sensasi makan yang berbeda dari ikan goreng biasa.
- Tekstur yang Renyah: Lapisan beras sangrai yang menempel pada ikan akan berubah menjadi krispi saat digoreng kering.
- Sangat Praktis: Iwak Pakasam sangat mudah disajikan. Cukup digoreng dengan tambahan irisan bawang merah dan cabai rawit, hidangan ini sudah siap dinikmati bersama nasi hangat.
- Daya Tahan Lama: Karena melalui proses fermentasi dan penggaraman, makanan ini relatif awet untuk dibawa menempuh perjalanan jauh sebagai buah tangan.
Menikmati Iwak Pakasam dengan sepiring nasi putih hangat dan sambal terasi adalah pengalaman kuliner yang tidak boleh dilewatkan. Bagi Anda yang sedang merencanakan perjalanan ke Kalimantan Selatan, pastikan untuk mencicipi dan membawa pulang kelezatan tradisional ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber