Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 20 MEI 2026 • 22:30 WIB

Kisah Inspiratif Mbah Kasrun, Jamaah Haji Tertua Kalsel Berusia 102 Tahun yang Menembus Batas Usia

Kisah Inspiratif Mbah Kasrun, Jamaah Haji Tertua Kalsel Berusia 102 Tahun yang Menembus Batas UsiaJamaah Tertua Kalsel Usia 102 Tahun Berangkat Haji, Mbah Kasrun: “Rajin Ibadah” Jadi Rahasia Panjang Umur (https://kalsel.haji.go.id/)

Semangat beribadah menembus batas usia kembali dibuktikan oleh seorang kakek asal Kalimantan Selatan. Kasrun bin Midin, seorang jamaah haji yang kini telah menginjak usia 102 tahun, menjadi sorotan setelah dinyatakan laik terbang untuk menunaikan rukun Islam kelima. Jamaah tertua asal Bumi Lambung Mangkurat ini sukses melewati seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan tahap III di Embarkasi Haji Banjarmasin.

Ketangguhan fisik dan mental Mbah Kasrun menjadi bukti nyata bahwa usia senja bukanlah penghalang untuk memenuhi panggilan Allah SWT ke Tanah Suci.

Perjalanan Hidup Sang Transmigran Tangguh
Mbah Kasrun lahir di Jawa Timur pada tahun 1924. Ia kemudian memutuskan untuk merantau dan menjadi bagian dari program transmigrasi ke Kalimantan Selatan pada tahun 1979. Kini, ia menetap di Desa Wanaraya, Kabupaten Barito Kuala.

Di usia yang sudah melampaui satu abad, Mbah Kasrun dikenal sebagai sosok yang tidak bisa diam. Sang anak yang setia mendampinginya menceritakan bahwa ayahnya masih aktif bergerak. Jika dulu di awal masa transmigrasi ia aktif bertani dan berkebun, kini aktivitas kesehariannya beralih ke sektor peternakan dan mengurus kebun kelapa sawit keluarga. Aktivitas fisik yang konisten inilah yang diduga kuat menjaga tubuhnya tetap bugar.

Resep Umur Panjang dan Kloter Keberangkatan
Saat menghadiri acara seremoni pelepasan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, Eddy Khairani, menyempatkan diri untuk berbincang langsung dengan Mbah Kasrun di ruang khusus jamaah prioritas. Ketika ditanya mengenai rahasia atau resep bisa mencapai usia 102 tahun dengan kondisi yang masih prima, Mbah Kasrun memberikan jawaban yang menyentuh hati.

Dengan logat khas Jawa Timur yang kental dan ucapan yang terbata-bata, ia menjawab singkat sembari tersenyum, "Rajin ibadah."

Jawaban bersahaja itu langsung membuat haru para petugas dan jamaah lain yang mendengarnya. Mbah Kasrun tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BDJ 17. Kloter ini merupakan gabungan dari jamaah asal Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Kotabaru, dan Kota Banjarmasin. Rombongan ini telah diberangkatkan pada Senin dini hari, 18 Mei 2026 pukul 01.57 Wita, menggunakan penerbangan langsung menuju Bandara King Abdul Aziz (KAA) Jeddah.

Prioritas Layanan Lansia di Tanah Suci
Mengingat usia Mbah Kasrun yang sudah sangat lanjut, pihak otoritas haji memberikan perhatian ekstra. Eddy Khairani berpesan kepada tim pendamping agar selalu memantau kondisi fisik Mbah Kasrun, khususnya saat menghadapi puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Petugas mengimbau agar jamaah lansia tidak memaksakan diri melakukan ibadah sunnah yang menguras fisik jika kondisi tidak memungkinkan.

Pemerintah sendiri telah berkomitmen melalui program haji ramah lansia dengan menyiapkan layanan prioritas dan pendampingan maksimal bagi jamaah risiko tinggi (risti). Dengan berangkatnya Kloter BDJ 17, tercatat sudah ada 6.095 jamaah dan petugas dari Embarkasi Banjarmasin yang tiba di Mekkah. Masa operasional pemberangkatan embarkasi ini akan segera ditutup oleh Kloter BDJ 18 dan BDJ 19 pada 21 Mei 2026. Keberangkatan Mbah Kasrun diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh umat Muslim untuk terus menjaga hubungan dengan Sang Pencipta sepanjang hayat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Kalsel

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kisah Inspiratif Mbah Kasrun, Jamaah Haji Tertua Kalsel Berusia 102 Tahun yang Menembus Batas Usia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!