Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 15 MEI 2026 • 20:23 WIB

Update Haji 2026: 5.378 Jamaah Embarkasi Banjarmasin Tiba di Mekkah, Kemenhaj Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

Update Haji 2026: 5.378 Jamaah Embarkasi Banjarmasin Tiba di Mekkah, Kemenhaj Imbau Waspada Cuaca EkstremUpdate Haji 2026: 5.378 Jamaah Embarkasi Banjarmasin Tiba di Mekkah, Kemenhaj Imbau Waspada Cuaca Ekstrem (mckalsel)

Proses pemberangkatan jamaah haji tahun 1447 H / 2026 M melalui Embarkasi Banjarmasin terus menunjukkan tren yang positif. Hingga keberangkatan Kelompok Terbang (Kloter) BDJ 15, seluruh tahapan berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. Kabar baik ini menjadi angin segar bagi keluarga jamaah yang menanti di tanah air, sekaligus bukti kesiapan matang dari pihak penyelenggara.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Eddy Khairani, menyampaikan apresiasi mendalam atas kelancaran proses ini. Pernyataan tersebut disampaikannya secara langsung usai melepas keberangkatan jamaah haji Kloter BDJ 15. Kloter ini melingkupi para jamaah yang berasal dari Kabupaten Tapin dan Kabupaten Banjar sebelum mereka bertolak menuju Tanah Suci.

Ribuan Jamaah Kalsel dan Kalteng Telah Tiba di Mekkah
Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Kanwil Kemenhaj Kalimantan Selatan, total jamaah dan petugas yang telah difasilitasi melalui Embarkasi Banjarmasin kini telah menyentuh angka ribuan. Secara rinci, terdapat 5.378 orang yang telah diberangkatkan, terdiri dari 5.318 jamaah haji serta 60 petugas kloter yang mendampingi di setiap perjalanan.

Dari total pergerakan tersebut, sebaran jamaah mencakup dua provinsi bertetangga. Jamaah yang berasal dari wilayah Kalimantan Selatan mendominasi dengan jumlah 3.816 orang. Sementara itu, jamaah yang berasal dari wilayah Kalimantan Tengah tercatat sebanyak 1.562 orang. Sinergi antarwilayah ini terbukti membuat proses transit hingga penerbangan berjalan tanpa hambatan berarti.

Dr. H. Eddy Khairani menjelaskan bahwa seluruh jamaah yang diberangkatkan hingga Kloter BDJ 15 saat ini sudah menginjakkan kaki di Kota Mekkah. Sebagian besar dari mereka bahkan telah menyelesaikan seluruh rangkaian umrah wajib dengan selamat. Kini, fokus utama para jamaah adalah mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun mental, untuk menghadapi fase puncak ibadah haji yang akan dilaksanakan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Antisipasi Tantangan Cuaca Ekstrem 43 Derajat Celcius
Memasuki fase menjelang puncak haji, tantangan nyata yang harus dihadapi oleh para jamaah adalah faktor alam. Saat ini, suhu udara di Kota Mekkah pada siang hari dilaporkan sangat menyengat hingga melebihi 43 derajat celcius. Kondisi cuaca panas yang ekstrem ini memerlukan perhatian ekstra, khususnya bagi jamaah yang sudah lanjut usia (lansia) serta mereka yang memiliki riwayat penyakit penyerta (komorbid).

Merespons situasi ini, pihak Kemenhaj bergerak cepat dengan mengeluarkan imbauan tegas. Eddy Khairani meminta dengan sangat agar seluruh jamaah disiplin dalam menjaga kesehatan dan selalu mengikuti instruksi dari petugas di lapangan. Jamaah disarankan untuk membatasi aktivitas ibadah sunnah yang menguras energi di luar hotel pada siang hari demi menghindari risiko dehidrasi akut dan kelelahan hebat.

Selain menjaga pola istirahat, penggunaan alat pelindung diri seperti payung, topi, atau semprotan air wajah sangat dianjurkan saat terpaksa keluar ruangan. Pihak tenaga kesehatan juga meminta jamaah rutin mengonsumsi air mineral dan cairan oralit. Komunikasi yang aktif dengan petugas medis kloter menjadi kunci utama agar potensi gangguan kesehatan dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin demi kelancaran meraih predikat haji yang mabrur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Https://kalsel.haji.go.id/

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Update Haji 2026: 5.378 Jamaah Embarkasi Banjarmasin Tiba di Mekkah, Kemenhaj Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!