Waspada Cuaca Ekstrem Kalimantan Selatan: Prakiraan BMKG 20–26 Mei 2026 (cuacakalsel)
Waspada Cuaca Ekstrem Kalimantan Selatan: Prakiraan BMKG 20–26 Mei 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kalimantan Selatan resmi merilis prospek cuaca mingguan yang berlaku mulai tanggal 20 hingga 26 Mei 2026. Masyarakat di seluruh wilayah Bumi Lambung Mangkurat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem seiring masuknya masa peralihan musim atau pancaroba. Perubahan atmosfer yang dinamis berpotensi memicu berbagai fenomena alam yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari hingga mengancam keselamatan.
Kondisi Umum Atmosfer dan Prakiraan Wilayah
Kondisi Umum Atmosfer dan Prakiraan Wilayah Kalsel (cuacakalsel)
Secara umum, kondisi cuaca di Kalimantan Selatan dalam satu minggu ke depan diprakirakan berada dalam kondisi berawan dengan potensi tinggi terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat. Curah hujan ini dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang secara tiba-tiba dalam durasi singkat. Suhu udara di wilayah Kalsel diprakirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi, yaitu antara 65 hingga 98 persen. Angin umumnya bertiup dari arah Timur Laut menuju Selatan dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 30 kilometer per jam.
Pada periode tanggal 20 hingga 22 Mei 2026, wilayah Kalimantan Selatan bagian Utara seperti Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara, serta wilayah bagian Barat yang mencakup Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Banjarmasin, dan Banjarbaru berpotensi mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan, dengan peluang meningkat menjadi hujan sedang hingga lebat. Sementara itu, wilayah bagian Timur (Kotabaru dan Tanah Bumbu) serta bagian Selatan (Tanah Laut) diprakirakan dominan berawan hingga hujan sedang. Memasuki tanggal 23 hingga 26 Mei 2026, intensitas cuaca di seluruh wilayah tersebut diprakirakan sedikit mereda namun tetap didominasi oleh potensi hujan sedang.
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem dan Pasang Air Laut Maksimum
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem dan Pasang Air Laut Maksimum (cuacakalsel)
BMKG secara spesifik mengeluarkan peringatan dini untuk titik-titik wilayah yang rawan terdampak. Pada tanggal 21 Mei 2026 malam hingga dini hari, kewaspadaan perlu ditingkatkan di wilayah Kota dan Kabupaten Banjarmasin, Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong, hingga Kotabaru. Selanjutnya, pada tanggal 23 dan 24 Mei 2026 siang menjelang sore hari, potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang mengancam hampir seluruh wilayah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Ancaman cuaca ekstrem ini berlanjut pada tanggal 25 dan 26 Mei 2026 sore hingga malam hari, khususnya bagi wilayah Tanah Laut, Tanah Bumbu, Tabalong, Hulu Sungai Utara, dan Kotabaru.
Selain ancaman di darat, masyarakat pesisir juga wajib mewaspadai potensi pasang air laut maksimum yang dapat memicu banjir rob. Berdasarkan data prakirawan Liesda Kartika, Perairan Kotabaru diprakirakan mengalami pasang maksimum hingga ketinggian 3.0 meter pada tanggal 20 hingga 23 Mei 2026 antara pukul 06.00 sampai 10.00 WITA. Sementara itu, Perairan Sungai Barito juga menghadapi potensi pasang maksimum setinggi 3.0 meter yang berlangsung lebih lama, yakni sejak tanggal 20 hingga 26 Mei 2026 pada pukul 08.00 sampai 15.00 WITA.
Himbauan BMKG Terkait Masa Pancaroba
Himbauan BMKG Terkait Masa Pancaroba KWilayah Kalsel (cuacakalsel)
Menghadapi potensi cuaca ekstrem pada masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau ini, BMKG menyampaikan sejumlah himbauan penting demi keselamatan bersama:
Masyarakat disarankan untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web resmi, media sosial @infobmkg atau @cuacakalsel, serta aplikasi mobile infoBMKG demi mendapatkan data yang akurat dan tepercaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cuacakalsel