Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 30 SEPTEMBER 2025 • 04:11 WIB

Tokoh-Tokoh Agama Legendaris dari Kalimantan Selatan: Penjaga Warisan Islam Nusantara

Tokoh-Tokoh Agama Legendaris dari Kalimantan Selatan: Penjaga Warisan Islam NusantaraSyekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Pinterest/Rain Pool)

KALSEL - Kalimantan Selatan (Kalsel) telah lama dikenal sebagai salah satu pusat peradaban Islam di Nusantara. Reputasinya sebagai daerah yang religius tidak lepas dari peran para tokoh agama yang telah meletakkan dasar-dasar keilmuan, pendidikan, dan dakwah Islam di wilayah ini. 

Tokoh-tokoh ini tidak hanya berpengaruh secara lokal, tetapi juga meninggalkan jejak yang signifikan secara nasional bahkan regional. Berikut adalah profil singkat beberapa tokoh paling berpengaruh di region ini.

Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari (1710–1791)

Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari adalah pilar intelektual Islam di Kalimantan Selatan. Lahir di Lok Gabang, Martapura, pada 1710, ia menghabiskan puluhan tahun untuk menimba ilmu di Mekah dan Madinah. Sepulangnya ke tanah air, ia menjadi rujukan utama keagamaan. Karyanya yang paling monumental, Kitab Sabilal Muhtadin, menjadi bac wajib fiqh bermazhab Syafi'i yang digunakan tidak hanya di Kalimantan tetapi juga di seluruh Asia Tenggara.

Baca juga: Wisata Religi di Martapura, Ziarah Spiritual ke Makam Ulama & Masjid Bersejarah

Kitab ini ditulis dalam bahasa Melayu-Banjar, menjadikannya sangat mudah diakses dan dipahami masyarakat lokal. Namanya juga diabadikan untuk Masjid Agung Banjarmasin, Masjid Sabilal Muhtadin, yang menjadi pusat kegiatan Islam di Kalsel .

KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani – “Guru Sekumpul” (1942–2005)

Jika Syekh Arsyad adalah legenda masa lalu, maka Guru Sekumpul adalah fenomenon abad modern. Ulama karismatik yang lahir di Sekumpul, Martapura, ini dikenal dengan dakwahnya yang mampu menyentuh semua kalangan, dari elite hingga masyarakat biasa. 

Pengajian-pengajiannya selalu dipadati ratusan ribu jemaah, menunjukkan betapa dalam pengaruhnya . Warisannya terlihat dari jutaan jemaah pengajian, jaringan murid yang luas, dan pesantren yang didirikannya. Ia membuktikan bahwa nilai-nilai tasawuf dan akhlak mulia tetap relevan dan dapat dikemas dalam dunia modern.

Baca juga: Bahasa Banjar: Jejak Austronesia yang Terjalin dalam Budaya dan Waktu

Syekh Kasyful Anwar: Perintis Jaringan Pendidikan Formal

Syekh Kasyful Anwar adalah salah satu tokoh sentral dalam sejarah Nahdlatul Ulama (NU) di Kalimantan Selatan. Ia merupakan pendiri Pesantren Darussalam, yang menjadi salah satu institusi pendidikan Islam tertua dan paling terpandang di region ini.

Perannya sangat krusial dalam menyebarkan paham Ahlussunnah wal Jama'ah dan membangun jaringan ulama tradisional. Atas jasa-jasanya, namanya sering diabadikan dalam berbagai profil dan catatan sejarah organisasi NU setempat.

Tokoh-Tokoh Pendidik Lainnya: Arsitek Islam Kontemporer Kalsel

Selain nama-nama besar di atas, Kalsel juga diperkaya oleh banyak tokoh pendidik lainnya seperti KH. Badruddin (Guru Ibad), Tuan Guru H. Abdurrasyid, dan Prof. Drs. H. M. Asywadie Syukur, Lc. Mereka adalah arsitek-arsitek yang membentuk wajah pendidikan Islam kontemporer di Kalsel melalui pendirian pesantren, madrasah, dan lembaga keagamaan . Melalui kerja keras mereka, tradisi keilmuan yang dirintis para ulama klasik tetap hidup dan beradaptasi dengan zaman.

Baca juga: Mengungkap Pesona Arsitektur Kalsel: Dari Rumah Bubungan Tinggi hingga Adaptasi Modern yang Memukau

Warisan para tokoh agama Kalsel bukan hanya pada bangunan masjid atau pesantren, melainkan pada identitas keislaman masyarakat Banjar yang khas: santun, terbuka, dan mendalam ilmunya. Pemikiran dan perjuangan mereka telah menjadi fondasi yang kokoh bagi kehidupan beragama yang moderat dan berkemajuan di tanah Banua.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikipedia, Hasanzainuddin.wordpress.com, An-nur.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tokoh-Tokoh Agama Legendaris dari Kalimantan Selatan: Penjaga Warisan Islam Nusantara

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!