Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan terus bergerak cepat mematangkan seluruh persiapan menjelang pergelaran akbar Kalsel Expo 2026. Event tahunan yang menjadi barometer promosi investasi dan perdagangan di Bumi Lambung Mangkurat ini dipastikan tampil beda tahun ini. Salah satu sorotan utama yang mencuri perhatian publik adalah kepastian hadirnya Duta Besar Iran beserta delegasi pelaku usaha dari negara Timur Tengah tersebut.
Langkah berani ini menandai babak baru bagi perekonomian lokal. Kalsel Expo tidak lagi sekadar menjadi panggung hiburan dan pameran belanja masyarakat lokal, melainkan telah bertransformasi menjadi koridor diplomasi ekonomi yang menjanjikan di tingkat internasional.
Karpet Persia dan Peluang Emas Ekspor Komoditas Lokal
Kehadiran delegasi Iran membawa angin segar bagi iklim investasi di Kalimantan Selatan. Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, mengungkapkan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku usaha lokal untuk memperluas jejaring pasar global.
“Kalsel Expo bukan hanya menjadi ajang pameran produk dan promosi daerah, tetapi juga menjadi wadah mempertemukan pelaku usaha lokal dengan mitra bisnis dari berbagai negara. Kehadiran Duta Besar Iran diharapkan dapat membuka peluang kerja sama ekspor yang lebih luas bagi produk unggulan Kalimantan Selatan,” ujar pria yang akrab disapa Gia tersebut saat memberikan keterangan di Banjarbaru.
Dalam partisipasinya nanti, delegasi Iran dijadwalkan membawa produk-barang seni legendaris mereka yang sudah mendunia, seperti Persian Carpet (karpet Persia) dengan corak eksklusif, hingga ragam handicrafts atau kerajinan tangan bernilai artistik tinggi.
Di sisi lain, kehadiran investor asing ini membuka gerbang lebar bagi produk unggulan Kalsel untuk menembus pasar Timur Tengah. Komoditas seperti kerajinan khas, olahan hasil bumi, hingga produk UMKM bersertifikasi internasional kini memiliki peluang nyata untuk dipinang oleh para buyer dari Iran.
Dampak Berantai bagi UMKM dan Lapangan Kerja Baru
Perluasan akses ke pasar internasional dipercaya akan membawa dampak berantai (multiplier effect) yang signifikan terhadap struktur ekonomi daerah. Ketika keran ekspor mulai terbuka, otomatis kapasitas produksi di tingkat hilir harus ditingkatkan.
Gia menambahkan bahwa esensi utama dari peningkatan nilai perdagangan luar negeri ini adalah kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, semakin besar peluang ekspor yang tercipta, maka semakin kuat pula daya tahan industri kreatif dan UMKM lokal. Aktivitas produksi yang padat tentu membutuhkan sokongan tenaga kerja yang tidak sedikit.
Oleh karena itu, pertumbuhan investasi yang masuk lewat Kalsel Expo 2026 ini pada akhirnya bermuara pada penyediaan lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi masyarakat Banua. Pertumbuhan ekonomi tidak lagi hanya berupa angka di atas kertas, melainkan dirasakan langsung dalam bentuk peningkatan daya beli dan penyerapan tenaga kerja lokal.
Raksasa Otomotif Nasional Siap Manjakan Pengunjung
Selain kental dengan nuansa diplomasi internasional, Kalsel Expo 2026 juga dipastikan menjadi surga bagi para pencinta otomotif tanah air. Sejumlah Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) raksasa telah mengonfirmasi kehadiran mereka dengan memboyong lini kendaraan masa kini.
- Toyota & Mitsubishi: Dua raksasa roda empat ini siap memamerkan generasi kendaraan terkini mereka, mulai dari SUV gagah, mobil keluarga yang ramah lingkungan, hingga teknologi kendaraan listrik (EV) terbaru yang tengah naik daun.
- Suzuki: Tidak mau kalah, Suzuki siap memanjakan segmen roda dua dengan memamerkan berbagai pilihan sepeda motor matic stylish yang irit bahan bakar, serta varian motor empat tak berperforma tinggi yang cocok untuk mobilitas harian maupun petualangan.
Kehadiran sektor otomotif ini mempertegas bahwa Kalsel Expo adalah magnet promosi yang sangat efektif. Kepercayaan dari brand global dan nasional menunjukkan bahwa pasar Kalimantan Selatan memiliki potensi daya beli yang sangat diperhitungkan.
Komitmen Maksimal Menuju Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Menutup keterangannya, pihak Dinas Perdagangan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi dan pembaruan sistem koordinasi demi memastikan Kalsel Expo 2026 berjalan tanpa hambatan. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha lokal, brand nasional, hingga perwakilan diplomatik internasional diharapkan melahirkan kerja sama bisnis yang berkelanjutan. Dengan persiapan yang matang, event ini optimis mampu menjadi penggerak utama dalam memperkuat daya saing produk lokal di kancah global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Kalsel