Jumat, 10 JULI 2026 • 08:50 WIB

Menilik Laboratorium Batu Mulia Martapura: Satu-satunya Milik Pemerintah, Pendobrak PAD dan Wisata Kalsel

Author

Menilik Laboratorium Batu Mulia Martapura: Satu-satunya Milik Pemerintah, Pendobrak PAD dan Wisata Kalsel (mckalsel)

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus bergerak maju dalam mengoptimalkan potensi lokal sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Salah satu langkah nyata ditunjukkan oleh Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan yang memboyong rombongan Tenaga Ahli Gubernur (TAG) untuk meninjau aset-aset berharga di sektor batu mulia. Kunjungan lapangan ini menyasar Laboratorium Batu Mulia UPT Balai Pengujian dan Sertifikasi Barang Mutu (BPSMB) serta sentra penggosokan intan legendaris di Martapura.

Langkah strategis ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah ikhtiar besar untuk mendongkrak pelayanan publik, memperluas destinasi wisata edukasi, dan memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari kekayaan bumi pertiwi.

Laboratorium Batu Mulia Kalsel: Jaminan Keaslian Bertaraf Profesional
Perjalanan rombongan yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, bermula di Laboratorium Batu Mulia yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Martapura. Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Iwan Fitriadi serta jajaran Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Kalsel untuk melihat langsung bagaimana proses sertifikasi berlian dan batu mulia dilakukan.

Laboratorium ini bukanlah fasilitas biasa. Ahmad Bagiawan, yang akrab disapa Gia, menegaskan bahwa laboratorium ini merupakan aset emas dan menjadi satu-satunya laboratorium batu mulia milik pemerintah yang ada di Indonesia. Keberadaannya menjadi benteng kepercayaan bagi para kolektor dan pedagang permata.

Didukung oleh tenaga teknis profesional lulusan gemologi, laboratorium ini menawarkan pengujian ilmiah yang akurat dengan harga yang sangat merakyat. Masyarakat hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu saja untuk mendapatkan sertifikat keaslian batu mulia mereka. Layanan yang terjangkau ini tidak hanya melindungi konsumen dari penipuan, tetapi juga membuka keran PAD yang potensial bagi Bumi Lambung Mangkurat.

Modernisasi Fasilitas demi Pelayanan Prima
Meski sudah berjalan optimal, Pemerintah Provinsi Kalsel tidak ingin berpuas diri. Kunjungan bersama TAG ini juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk merancang peningkatan fasilitas laboratorium. Fokus utamanya adalah penambahan peralatan mutakhir, seperti mikroskop khusus gemologi, guna mempercepat durasi pengujian.

Investasi pada alat-alat modern ini dinilai sangat krusial. Dengan kapasitas pelayanan yang lebih cepat dan canggih, minat masyarakat dan wisatawan untuk menyertifikatkan batu mulianya di Martapura diproyeksikan akan melonjak tajam, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan daerah.

Sentra Penggosokan Intan: Destinasi Wisata Edukasi Baru
Usai membedah potensi laboratorium, rombongan bertolak ke sentra penggosokan intan yang berada di kawasan Jalan Ahmad Yani, perbatasan Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar. Sentra kreatif yang menjadi binaan Bank Indonesia ini menyimpan potensi luar biasa jika dikawinkan dengan sektor pariwisata.

Pemerintah Provinsi Kalsel melihat adanya peluang emas untuk menyulap tempat ini menjadi destinasi wisata edukasi. Wisatawan nantinya tidak hanya datang untuk membeli perhiasan jadi, melainkan bisa menyaksikan langsung keahlian jemari para pengrajin lokal dalam mengubah batuan mentah menjadi berlian berkilau yang bernilai tinggi. Sinergi dengan Bank Indonesia ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang signifikan bagi industri kreatif Banua.

Warisan Geopark Meratus untuk Kesejahteraan Banua
Komitmen kuat yang ditunjukkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini menjadi angin segar bagi ekosistem perdagangan dan pariwisata berbasis kearifan lokal. Terlebih, industri intan dan batu mulia di Martapura merupakan bagian tak terpisahkan dari kekayaan Geopark Meratus yang sudah mendunia.

Melalui integrasi antara layanan sertifikasi yang tepercaya, modernisasi alat, dan pengembangan wisata edukasi penggosokan intan, Kalsel siap membawa produk unggulan daerahnya ke pasar yang lebih luas sekaligus memastikan roda ekonomi masyarakat bawah terus berputar kencang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Kalsel

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU