Kamis, 30 APRIL 2026 • 08:18 WIB

Waspada Banjir Rob Kalimantan Selatan 1-8 Mei 2026: Wilayah dan Dampaknya

Author

Waspada Banjir Rob Kalimantan Selatan 1-8 Mei 2026: Wilayah dan Dampaknya (cuacakalsel)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau yang lebih dikenal dengan fenomena banjir rob. Peringatan ini ditujukan bagi masyarakat yang berada di wilayah perairan Kotabaru dan sekitarnya di Provinsi Kalimantan Selatan. Berdasarkan rilis resmi tersebut, potensi banjir rob ini diperkirakan akan berlangsung selama satu pekan, yakni mulai tanggal 01 hingga 08 Mei 2026.

Penyebab Utama Banjir Rob

Fenomena banjir pesisir ini dipicu oleh adanya fase bulan purnama yang diprediksi jatuh pada tanggal 02 Mei 2026. Secara ilmiah, fase bulan purnama memiliki pengaruh gravitasi yang kuat terhadap bumi, yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut secara maksimum. Pemantauan data level air (water level) dan prediksi pasang surut menunjukkan bahwa wilayah pesisir Kalimantan Selatan memiliki kerentanan tinggi terhadap luapan air laut pada periode tersebut.

Wilayah yang Berpotensi Terdampak

BMKG mengidentifikasi beberapa titik krusial yang harus meningkatkan kewaspadaan ekstra. Wilayah pesisir yang paling berpotensi terdampak meliputi:

  1. Pesisir Perairan Kotabaru
  2. Tanah Laut
  3. Tanah Bumbu

Berdasarkan data dari PUSHIDROS TNI AL, pasang maksimum diperkirakan terjadi pada rentang waktu pagi hari, tepatnya pukul 05.00 hingga 09.00 WITA. Ketinggian pasang maksimum di wilayah tersebut diprediksi dapat mencapai angka 2.9 meter. Angka ini cukup signifikan untuk menggenangi area landai di sepanjang garis pantai.

Dampak Terhadap Aktivitas Masyarakat

 Munculnya banjir rob bukan sekadar fenomena alam biasa, namun membawa dampak nyata pada sendi kehidupan masyarakat. Beberapa sektor yang akan terganggu antara lain:

  • Aktivitas Pelabuhan: Kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan kemungkinan besar akan mengalami hambatan akibat genangan air yang tinggi.
  • Transportasi: Akses jalan di sekitar pelabuhan dan wilayah pesisir akan sulit dilalui, yang berisiko melumpuhkan distribusi logistik lokal.
  • Pemukiman Warga: Penduduk yang tinggal di wilayah pesisir harus bersiap menghadapi masuknya air laut ke dalam rumah, yang dapat merusak perabotan dan infrastruktur bangunan.
  • Sektor Perikanan: Usaha perikanan darat atau tambak di sekitar pantai juga terancam mengalami kerugian akibat luapan air laut yang mengubah kadar garam dan merusak kolam.

Himbauan dan Langkah Antisipasi

 Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan terus memantau informasi cuaca maritim terkini dari BMKG. Beberapa langkah antisipasi yang bisa dilakukan antara lain mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi, memastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat, serta membatasi aktivitas di pinggir pantai selama jam-jam pasang maksimum.

Dengan kesiapsiagaan yang baik, diharapkan dampak kerugian materiil maupun risiko keselamatan jiwa akibat banjir rob di Kalimantan Selatan ini dapat diminimalisir. Tetap pantau perkembangan informasi resmi untuk memastikan keselamatan Anda dan keluarga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Cuacakalsel

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU