Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 24 MEI 2026 • 19:11 WIB

Peringatan Dini BMKG Dasarian III Mei 2026: 6 Wilayah Kalimantan Selatan Waspada Curah Hujan Tinggi

Peringatan Dini BMKG Dasarian III Mei 2026: 6 Wilayah Kalimantan Selatan Waspada Curah Hujan TinggiPeringatan Dini BMKG Dasarian III Mei 2026: 6 Wilayah Kalimantan Selatan Waspada Curah Hujan Tinggi (cuacakalsel)

Peringatan Dini BMKG Dasarian III Mei 2026: 6 Wilayah Kalimantan Selatan Waspada Curah Hujan Tinggi
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui stasiun pemantauan setempat kembali mengeluarkan rilis resmi terkait Informasi Peringatan Dini Dasarian III Mei 2026. Prakiraan yang berlaku mulai tanggal 21 hingga 31 Mei 2026 ini menunjukkan adanya dinamika cuaca yang memerlukan perhatian khusus di sejumlah wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

Memasuki akhir bulan Mei, karakteristik cuaca di sebagian wilayah hilir dan hulu Kalimantan Selatan menunjukkan peningkatan intensitas curah hujan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk terus memperbarui informasi hidrometeorologi guna meminimalkan risiko yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari maupun potensi kerugian materiil.

Daftar Wilayah Status Waspada Curah Hujan Tinggi
Berdasarkan hasil analisis data atmosfer terbaru, BMKG menetapkan status Waspada terkait potensi curah hujan tinggi di beberapa wilayah spesifik. Setidaknya terdapat 6 kabupaten di Kalimantan Selatan yang masuk dalam zona peringatan dini ini. Wilayah-wilayah tersebut meliputi:

  • Kabupaten Tabalong
  • Kabupaten Balangan
  • Kabupaten Hulu Sungai Tengah
  • Kabupaten Hulu Sungai Selatan
  • Kabupaten Tanah Laut
  • Kabupaten Tanah Bumbu

Peningkatan curah hujan di keenam wilayah di atas dipicu oleh pergerakan massa udara basah serta pembentukan awan konvektif yang cukup masif di sekitar garis ekuator Kalimantan. Kondisi geografis yang bervariasi—mulai dari pegunungan Meratus hingga wilayah pesisir—turut memengaruhi tingkat kerentanan masing-masing daerah terhadap akumulasi air hujan.

Imbauan BMKG: Antisipasi Dampak Genangan dan Cuaca Ekstrem
Sejalan dengan rilis peringatan dini tersebut, masyarakat yang berdomisili atau sedang melakukan perjalanan di wilayah-wilayah tersebut sangat diimbau untuk tetap waspada. Potensi dampak cuaca yang paling diantisipasi adalah munculnya genangan air di kawasan pemukiman, area perkotaan, maupun jalur transportasi utama.

Kondisi ini rentan terjadi terutama saat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur dalam durasi yang cukup lama. Selain genangan, luapan sungai kecil, penurunan jarak pandang bagi pengendara, hingga potensi struktur tanah yang labil di wilayah perbukitan juga menjadi aspek krusial yang harus diwaspadai oleh warga setempat dan pemerintah daerah.

Langkah mitigasi mandiri seperti memastikan saluran drainase rumah tangga berfungsi dengan baik, menghindari berteduh di bawah pohon rindang atau baliho besar saat terjadi angin kencang disertai hujan, serta membatasi aktivitas luar ruangan yang tidak mendesak menjadi tindakan preventif yang sangat direkomendasikan.

Status Kekeringan Meteorologis di Kalimantan Selatan

Peringatan Dini BMKG Dasarian III Mei 2026: 6 Wilayah Kalimantan Selatan Waspada Curah Hujan TinggiPeringatan Dini BMKG Dasarian III Mei 2026: 6 Wilayah Kalimantan Selatan Waspada Kekeringan (cuacakalsel)
Meskipun sebagian kabupaten bersiap menghadapi potensi hujan lebat, BMKG juga membagikan kabar positif mengenai parameter iklim lainnya. Berdasarkan hasil pemantauan indeks hari tanpa hujan (HTH), seluruh wilayah Kalimantan Selatan saat ini tidak ada peringatan untuk Kekeringan Meteorologis.

Ketiadaan ancaman kekeringan meteorologis ini menandakan bahwa ketersediaan air tanah dan cadangan air permukaan di Bumi Lambung Mangkurat masih berada pada kondisi yang aman dan mencukupi. Hal ini tentu membawa dampak positif bagi sektor pertanian dan perkebunan lokal yang membutuhkan suplai air konsisten, sekaligus menekan risiko terjadinya fenomena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap mengancam ketika memasuki musim kemarau panjang.

Secara keseluruhan, Dasarian III Mei 2026 ini menjadi periode transisi yang menuntut keseimbangan pengelolaan lingkungan. Sementara risiko kekeringan berada pada level nihil, fokus utama seluruh elemen masyarakat dan pemangku kebijakan di Kalimantan Selatan harus dialihkan pada kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak curah hujan tinggi demi menjaga keselamatan bersama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Cuacakalsel

BERITA TERBARU

Peringatan Dini BMKG Dasarian III Mei 2026: 6 Wilayah Kalimantan Selatan Waspada Curah Hujan Tinggi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!