Selasa, 29 JULI 2025 • 19:30 WIB

Gaya Outfit Harian Banjar Core: Memadukan Tradisi dan Modernitas

Author

 Seorang perempuan dengan pakaian batik panjang yang dipadukan dengan celana (Pinterest/wisha wisha)

Di tengah maraknya tren fashion berbasis budaya lokal, Banjar Core muncul sebagai gaya unik yang mengangkat warisan Banjarmasin ke kehidupan urban. Konsep ini memadukan kain tradisional Sasirangan dengan potongan modern, menciptakan tampilan yang autentik namun tetap relevan untuk aktivitas sehari-hari. Lantas, apa yang membuat gaya ini begitu istimewa?  

Akar Budaya: Sasirangan sebagai Jiwa Banjar Core  

Sasirangan bukan sekadar kain—ia adalah simbol spiritual dan identitas masyarakat Banjar sejak era Kerajaan Dipa (abad ke-12–14). Awalnya bernama Kain Pamintan, kain ini dibuat oleh dukun untuk ritual pengobatan dan perlindungan dari roh jahat. Motifnya terinspirasi alam Sungai Martapura, seperti Bunga Teratai (simbol kesucian), Gigi Haruan (gigi ikan gabus melambangkan ketangguhan), atau Naga Balimpur (mitologi lokal).  

Baca juga: Cerita di Balik Kain Sasirangan Khas Banjar

Kini, Sasirangan telah bertransformasi. Sejak 1980-an, sentra produksinya di Kampung Melayu, Banjarmasin, berkembang pesat. Kain ini tak lagi terbatas untuk acara adat, tetapi hadir dalam bentuk kemeja, dress, hingga outerwear berkat inovasi pengrajin dan brand lokal seperti Irma Sasirangan.  

Tips Padu-Padan Banjar Core ala Anak Muda  

1. Casual Yet Bold  
   Gunakan kemeja Sasirangan printed motif Kambang Kacang atau Bayam Raja dengan celana jeans high-waist atau kulot. Potongan boxy dan warna cerah cocok untuk tampilan santai tapi eye-catching.  

2. Layering ala Streetwear  
   Padukan kimono Sasirangan dengan kaus polos hitam/putih, lalu tambahkan jaket denim. Teknik ini menonjolkan motif tanpa terkesan "berlebihan".  

3. Aksesori Bernuansa Etnik  
   Selendang Sasirangan bisa jadi ikat pinggang atau bandana, sementara bros kerongsang bermotif sulur Banjar memperkuat kesan tradisional.  

Baca juga: 10 Ciri Khas yang Bikin Kamu Orang Banjar Banget!

Dukungan Industri Kreatif Lokal  

Pemerintah dan pelaku usaha gencar mempopulerkan Sasirangan melalui workshop dan produk ready-to-wear. Beberapa brand bahkan mengadopsi teknik pewarnaan tie-dye atau ombre untuk menarik generasi muda. "Kami ingin Sasirangan tidak hanya dikenang, tetapi dipakai sehari-hari," ujar salah satu pengrajin di Martapura.  

Banjar Core bukan sekadar tren—ia adalah bentuk pelestarian budaya yang dinamis. Dengan mengenalnya, kita turut menjaga warisan Borneo selatan tetap hidup di era modern.  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikipedia, Indonesia Travel, Nugraheni, E.Y. Dkk. (2019).

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU