Bayangkan jika kuliner khas Banjarmasin punya kepribadian layaknya manusia. Ada yang cerewet, posesif, hingga tajam dalam berkata-kata. Dari sekian banyak makanan populer di Kalimantan Selatan, lima hidangan ini punya karakter unik—bahkan ada yang bisa bikin kita mengernyit karena terlalu "nyebelin".
1. Soto Banjar: Si Cerewet yang Tak Kenal Lelah
Dengan kuah kuning bening, suwiran ayam, dan taburan bawang goreng, Soto Banjar ibarat teman yang tak pernah kehabisan topik. Dia ekstrover, suka jadi pusat perhatian, dan obrolannya bisa mengalir tanpa henti—mirip kolega yang gemar curhat hal sepele tapi sulit dihentikan. Enak, tapi kadang bikin ingin bilang, "Sudah, dong, aku mau makan dulu!"
2. Ketupat Kandangan: Si Manis yang Posesif
Ketupat dengan gulai ikan haruan manis-pedas ini punya sifat layaknya sahabat yang terlalu perhatian. Dia penyayang, tapi kerap "menempel" dan sulit diberi jarak. Rasanya nikmat, tapi seperti teman yang terus menanyakan, "Kamu di mana? Kok lama balas chat-nya?"
Baca juga: Pakasam Ikan Khas Banjar: Fermentasi Ala Sains yang Tahan 1 Bulan
3. Iwak Pakasam: Si Kritis yang Tak Filter
Ikan fermentasi beraroma tajam ini adalah teman yang jujur tapi tanpa basa-basi. Rasanya asam, aromanya menyengat, dan sifatnya tegas—siap melontarkan kritik pedas yang bikin suasana jadi canggung. Loyal, tapi kadang bikin kita ingin kabur sebelum dia bicara lebih banyak.
4. Gangan Asam: Si Komentator Pedas
Sup asam dengan ikan atau rebung ini punya kepribadian sinis. Kuahnya menyegarkan, tapi komentarnya tajam. Dia tipe yang dengan santai menyindir kekuranganmu, suaranya ringan, tapi efeknya dalam. Seperti teman yang selalu mengomentari cara makanmu, "Itu sisa nasi di pipi, lho."
5. Manday: Si Misterius Penuh Drama
Masakan pepes berempah kuat ini datang dengan aura dramatis. Muncul tiba-tiba di acara hajatan, rasanya memukau, tapi kadang "kehadirannya" terlalu intens. Seperti teman yang suka bercerita dengan gaya sinematik, membuatmu bertanya, "Ini lagi ngobrol atau sedang syuting film?"
Baca juga: Soto Banjar vs Ketupat Kandangan: Mana yang Lebih Cocok dengan "Jiwa Kuliner" Anda?
Pemenang Kategori "Paling Nyebelin"
Dari kelimanya, Iwak Pakasam keluar sebagai yang paling mengganggu. Aromanya yang kuat bisa mengusir orang sebelum mencicipi, plus sifatnya yang blak-blakan sering memicu ketegangan. Meski setia dan jujur, kombinasi bau menyengat dan kritik tanpa filter membuatnya jadi "teman" yang paling sulit diajak kompromi di meja makan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan6.com, Detik.com, Orami.co.id