Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 30 SEPTEMBER 2025 • 06:26 WIB

Misteri Kalimantan Selatan: Kota Gaib, Pulau Hilang, dan Legenda yang Tak Terpecahkan

Misteri Kalimantan Selatan: Kota Gaib, Pulau Hilang, dan Legenda yang Tak TerpecahkanIlustrasi Kerajaan Negara Dipa bahari (Dok. Ilustrasi AI)

KALSEL - Kalimantan Selatan tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga menyimpan segudang misteri yang telah menjadi bagian dari warisan budaya dan memicu rasa penasaran banyak pihak. Dari kota gaib yang tercatat dalam peta kuno hingga pulau-pulau angker yang dihindari warga, misteri-misteri ini tetap bertahan berkat kombinasi bukti historis, narasi lisan, dan kondisi geografis yang unik. Berikut adalah tiga misteri paling menggemparkan yang masih menjadi teka-teki hingga hari ini.

1. Kota Gaib Saranjana: Antara Peta Kuno dan Realitas Gaib

Saranjana adalah legenda urban paling terkenal di Kalimantan Selatan. Kota ini digambarkan sebagai metropolis maju dengan gedung-gedung tinggi, teknologi canggih, dan penduduk yang rupawan, namun hanya dapat dilihat oleh orang-orang tertentu dengan kemampuan spiritual.

Yang menarik, nama Saranjana muncul dalam peta kolonial Belanda abad ke-19, seperti peta Salomon Muller (1845) dan kamus Pieter Johannes Veth (1869), yang menyebutkan "Tandjong Serandjana" atau "Sarandjana" di wilayah Pulau Laut.

Baca juga: Misteri Kota Gaib Saranjana di Kalimantan: Antara Legenda dan Fakta Sejarah

Legenda lokal mengaitkan Saranjana dengan Kerajaan Pulau Halimun. Raja Pakurindang konon membagi wilayah untuk kedua putranya yang berseteru: Sambu Batung menguasai alam manusia (menjadi Gunung Sebatung), sedangkan Sambu Ranjana membangun kota gaib Saranjana. 

Fenomena modern pun memperkuat misteri ini, seperti foto viral dari Bukit Mamake yang menampakkan siluet kota, serta pengalaman musisi seperti Ari Lasso dan Ifan Seventeen yang manggung di tempat terpencil dengan penonton yang tiba-tiba menghilang .

Mengapa belum terpecahkan?

Ketidakonsistenan catatan sejarah, percampuran fakta dan mitos, serta lokasi terpencil di pesisir Kotabaru membuat verifikasi hampir mustahil.

2. Pulau Kadap: "Segitiga Bermuda" Versi Kalimantan

Baca juga: Kearifan Lokal di Layar Kaca: 3 Film Inspiratif yang Merefleksikan Perjuangan dan Kehidupan Masyarakat Kalsel

Pulau Kadap (atau "Pulau Gelap") disebut-sebut terletak di perbatasan Kabupaten Tapin, Barito Kuala, dan Banjar. Lokasi ini dianggap sebagai "hutan perawan" yang tak bisa dijamah, penuh dengan kisah orang hilang, penampakan makhluk aneh, dan fenomena misterius layaknya segitiga Bermuda lokal. Informasi mengenai Pulau Kadap hampir seluruhnya berasal dari narasi lisan dan artikel komunitas, tanpa dukungan studi ilmiah komprehensif.

Hipotesis yang masuk akal adalah bahwa kondisi geografisnya—hutan lebat, rawa, dan sungai bercabang—mudah membuat orang tersesat. Selain itu, mitos ini mungkin berfungsi sebagai mekanisme sosial untuk melindungi sumber daya alam setempat dari penjarahan.

Mengapa belum terpecahkan?

Minimnya studi lapangan dan dominasi cerita turun-temurun membuat Pulau Kadap tetap berada di zona mistis.

3. Pulau Sawangi: Misteri Hilangnya Pengunjung dan Penjaga Gaib

Baca juga: Menyusuri Pulau Kaget: Surga Tersembunyi bagi Bekantan di Tengah Sungai Barito

Pulau Sawangi (atau Suwangi) terletak dekat Batulicin dan dikenal dengan kisah-kisah mistis seperti orang hilang, batu keramat (Batu Dinding), dan penampakan makhluk penjaga. Media lokal melaporkan testimoni warga tentang pengalaman tersesat atau melihat penampakan aneh, yang sering dikaitkan dengan kepercayaan akan "tempat sakral" . Pulau ini kini termasuk kawasan konservasi yang aksesnya dikendalikan, menambah aura misteriusnya.

Fenomena ini dapat dijelaskan melalui faktor lingkungan yang sulit, rute membingungkan, serta fungsi budaya sebagai penjaga kekeramatan tempat.

Mengapa belum terpecahkan?

Dokumentasi yang bersifat anekdot dan wilayah terpencil menyulitkan verifikasi ilmiah.

Misteri-misteri ini bertahan karena tiga alasan utama:

Baca juga: Mengungap Khazanah yang Tercecer: Jejak Harta Budaya Bernilai Negara dari Kalimantan Selatan

1. Campuran bukti historis dan mitos – seperti Saranjana yang muncul di peta tetapi jadi legenda.

2. Geografi yang menantang – hutan, pulau, dan pesisir yang sulit dijangkau.

3. Fungsi sosial cerita rakyat – sebagai peringatan atau penjaga sumber daya.

Misteri-misteri ini mungkin tidak akan pernah sepenuhnya terpecahkan. Namun, justru itu yang membuat warisan budaya Kalimantan Selatan tetap hidup dan memicu keingintahuan kita akan dunia yang belum sepenuhnya tergali.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mansyur (2018) – "Saranjana In Historical Record: The City's Invisibility In Pulau Laut, South Kalimantan”, Radar Banjarmasin, Detik Feature

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Misteri Kalimantan Selatan: Kota Gaib, Pulau Hilang, dan Legenda yang Tak Terpecahkan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!