Kamis, 25 JUNI 2026 • 09:55 WIB

Pulang Bertahap, 5 Kloter Akhir Haji Banjarmasin Masih di Madinah Dibawah Pengawasan Ketat

Author

Pulang Bertahap, 5 Kloter Akhir Haji Banjarmasin Masih di Madinah Dibawah Pengawasan Ketat (https://kalsel.haji.go.id/)

Proses pemulangan jamaah haji menuju tanah air terus berjalan secara bertahap. Hingga saat ini, tercatat masih ada lima kelompok terbang (kloter) jamaah haji asal Debarkasi Banjarmasin yang berada di Kota Madinah, Arab Saudi. Memasuki fase akhir operasional haji ini, perhatian terhadap kondisi fisik dan kesiapan terbang jamaah justru semakin ditingkatkan demi memastikan kepulangan yang aman.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Ketua PPIH Debarkasi Banjarmasin, Dr. H. Eddy Khairani, memberikan instruksi tegas kepada seluruh petugas yang mendampingi di lapangan. Beliau meminta agar konsistensi dalam mengawal dan memperhatikan dinamika kesehatan jamaah tetap dijaga secara optimal hingga seluruh rangkaian kepulangan benar-benar selesai.

Berdasarkan laporan terkini, total ada sekitar 1.779 jamaah beserta petugas yang masih menyelesaikan agenda perjalanan dan ibadah mereka di Kota Madinah. Secara umum, sebagian besar jamaah berada dalam kondisi kesehatan yang stabil dan baik. Namun, PPIH mengonfirmasi bahwa saat ini masih ada dua orang jamaah yang harus menjalani perawatan medis intensif karena memerlukan penanganan lebih lanjut.

Pihak otoritas memastikan bahwa kedua jamaah yang sedang dirawat tersebut terus menunjukkan tren pemulihan yang positif. Harapannya, dalam waktu dekat kondisi mereka sudah memenuhi standar kelayakan terbang sehingga dapat segera digabungkan dengan jadwal pemulangan kloter-kloter berikutnya menuju tanah air.

Sementara itu, pergerakan di Asrama Haji Debarkasi Banjarmasin sendiri berjalan lancar. Kloter BDJ 14 yang membawa 352 jamaah dan petugas asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah serta Kota Banjarmasin telah mendarat dengan selamat pada dini hari. Setelah melalui proses penerimaan resmi, pengecekan dokumen, dan istirahat sejenak di asrama, seluruh jamaah langsung diberangkatkan kembali menuju daerah asal masing-masing menggunakan transportasi yang telah disediakan.

Manajemen pemulangan dinilai memiliki tantangan yang sama besarnya dengan fase keberangkatan. Kelelahan setelah menempuh rangkaian ibadah panjang menjadi faktor risiko utama yang wajib diantisipasi, terutama bagi kelompok jamaah lanjut usia (lansia) dan mereka yang memiliki riwayat penyakit bawaan. Petugas kloter diminta tidak mengendorkan pengawasan sedikit pun hanya karena menganggap puncak ibadah haji telah terlewati.

Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh sinergi yang terbangun antara tim medis, petugas daerah, hingga pihak keluarga yang terus memberikan dukungan dari tanah air. Kerja sama yang solid ini menjadi kunci utama kelancaran operasional debarkasi tahun ini.

Secara akumulatif, dengan tibanya Kloter BDJ 14, jumlah total jamaah dan petugas asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang telah berhasil dipulangkan dan berkumpul kembali bersama keluarga tercatat sudah mencapai 5.016 orang. Kini, fokus utama PPIH tertuju sepenuhnya pada kesiapan lima kloter tersisa di Madinah agar dapat kembali sesuai jadwal yang telah ditetapkan tanpa ada kendala berarti.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Https://kalsel.haji.go.id/

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU