Senin, 22 JUNI 2026 • 05:40 WIB

Duka dari Madinah: Jemaah Haji Hulu Sungai Selatan Kloter BDJ 12 Wafat di RSAS

Author

Duka dari Madinah: Jemaah Haji Hulu Sungai Selatan Kloter BDJ 12 Wafat di RSAS (https://kalsel.haji.go.id/)

Pulang di Tanah Mulia: Kisah Perjuangan Terakhir Jemaah Haji HSS di Madinah
Suasana khidmat penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H / 2026 M kembali diselimuti kabar duka yang mendalam. Salah satu tamu Allah (dhuyufurrahman) asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, dilaporkan mengembuskan napas terakhirnya di Kota Suci Madinah Al Munawarah.

Jemaah tersebut adalah H. Sulaiman Kurdi, yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BDJ 12 Debarkasi Banjarmasin. Almarhum dinyatakan wafat setelah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Saudi German Hospital, Madinah, pada Selasa (16/6/2026) pukul 23.30 Waktu Arab Saudi (WAS).

Belasungkawa Mendalam dari PPIH Debarkasi Banjarmasin
Mendengar kabar duka ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin, Dr. H. Eddy, segera menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya. Beliau mendoakan agar ketabahan senantiasa menyertai keluarga yang ditinggalkan di tanah air.

“Kami atas nama PPIH Debarkasi Haji Banjarmasin menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada istri, anak-anak, serta seluruh keluarga besar almarhum H. Sulaiman Kurdi. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilaf dan dosanya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkap H. Eddy pada Rabu (17/6/2026).

H. Eddy juga menambahkan bahwa kepergian seorang jemaah di Tanah Suci merupakan sebuah takdir yang harus diterima dengan penuh keikhlasan. Meskipun menyisakan kesedihan yang mendalam bagi keluarga, almarhum wafat dalam keadaan mulia, yakni setelah menunaikan rukun Islam dan menutup lembaran hidupnya di tempat yang penuh berkah. Beliau berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keteguhan hati dalam menghadapi ujian ini.

Kronologi Medis dan Penanganan di Rumah Sakit Madinah
Berdasarkan laporan dari Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Kloter BDJ 12, dr. Hj. Thia, kondisi kesehatan almarhum mulai menurun secara signifikan pada tanggal 16 Juni 2026. Melalui pemeriksaan berkala (visitasi), tim medis mendapati H. Sulaiman Kurdi dalam kondisi lemas, kehilangan nafsu makan, serta kerap muntah dan tersedak saat mencoba mengonsumsi makanan.

Melihat indikasi klinis tersebut, tim TKHI segera berkonsultasi dengan dokter sektor di Madinah. Atas rekomendasi tim ahli, almarhum langsung dirujuk ke Saudi German Hospital Madinah demi mendapatkan penanganan medis yang lebih komprehensif.

Almarhum tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit sekitar pukul 10.00 WAS dan langsung ditangani secara intensif oleh tim medis setempat. Pada sore harinya, pukul 16.00 WAS, kondisi almarhum memerlukan pemantauan yang lebih ketat sehingga dipindahkan ke ruang Intensive Care Unit (ICU). Namun, takdir berkata lain, pada pukul 23.30 WAS, H. Sulaiman Kurdi dinyatakan meninggal dunia.

Hak Asuransi dan Doa untuk Jemaah yang Tersisa
Dengan wafatnya H. Sulaiman Kurdi, hingga saat ini tercatat sudah ada delapan jemaah haji dari Embarkasi Banjarmasin—yang mencakup wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah—yang gugur selama operasional haji tahun 2026 ini.

Pemerintah memastikan bahwa seluruh jemaah haji reguler yang wafat di Tanah Suci akan mendapatkan hak-hak mereka sepenuhnya sesuai dengan regulasi yang berlaku. Hak ini mencakup perlindungan hukum serta klaim asuransi jiwa yang telah disiapkan oleh pemerintah melalui program penyelenggaraan ibadah haji.

Di sisi lain, PPIH Debarkasi Banjarmasin bersama jajaran Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan terus memanjatkan doa terbaik bagi seluruh jemaah haji asal Kalsel dan Kalteng yang saat ini masih berada di Arab Saudi. Diharapkan, seluruh jemaah yang tersisa selalu dikaruniai kesehatan, kekuatan, dan kelancaran untuk merampungkan seluruh sisa rangkaian ibadah hingga kembali ke tanah air dengan selamat dan meraih predikat haji yang mabrur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Https://kalsel.haji.go.id/

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU