Stadion Internasional Kalsel (pinterest)
Mimpi masyarakat Kalimantan Selatan untuk memiliki fasilitas olahraga kelas dunia kian mendekati kenyataan. Proyek Stadion Internasional Kalsel yang digadang-gadang menjadi stadion termegah di Pulau Kalimantan terus menunjukkan progres signifikan di akhir tahun 2025. Stadion ini diharapkan tidak hanya menjadi markas klub lokal, tetapi juga mampu menggelar ajang internasional sekelas FIFA Matchday.
Lokasi Strategis Stadion Internasional Kalsel
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah menetapkan lokasi pembangunan yang strategis untuk memudahkan aksesibilitas warga. Berdasarkan rencana induk terbaru, stadion ini berlokasi di wilayah Kawasan perkantoran Pemprov Kalsel, Banjarbaru.
Pemilihan Banjarbaru sebagai titik lokasi bukan tanpa alasan. Statusnya sebagai ibu kota baru Kalimantan Selatan dan posisinya yang relatif dekat dengan Bandara Internasional Syamsudin Noor menjadikan stadion ini sangat potensial secara ekonomi dan pariwisata. Selain itu, integrasi dengan infrastruktur pendukung menuju IKN (Ibu Kota Nusantara) menjadi nilai tambah proyek ini.
Tahap Pembebasan Lahan dan Anggaran
Hingga Desember 2025, fokus utama pemerintah daerah adalah penyelesaian tahap pembebasan lahan. Proses ini telah mencapai angka di atas 85%. Pemerintah memastikan bahwa kompensasi bagi warga terdampak dilakukan secara transparan untuk menghindari sengketa hukum di kemudian hari.
Gubernur Kalsel dalam keterangan terbarunya menyebutkan bahwa setelah pembebasan lahan tuntas 100%, tahap konstruksi fisik akan segera dimulai. Anggaran pembangunan stadion ini menggunakan skema multi-years (tahun jamak) dengan target penyelesaian bertahap mulai tahun 2026.
Fasilitas Berstandar Dunia
Stadion Internasional Kalsel direncanakan menggunakan rumput hybrid berkualitas tinggi dan sistem pencahayaan modern. Kapasitas penonton diperkirakan mampu menampung hingga 40.000 hingga 50.000 orang dengan fasilitas kursi tunggal (single seat).
Kehadiran stadion ini diprediksi akan menjadi ikon baru kebanggaan warga Banua sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di sektor UMKM sekitar kawasan olahraga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber