Sabtu, 30 MEI 2026 • 09:36 WIB

Apa Hasil Sidang BPUPKI yang Pertama? Ini Sejarah dan Rumusannya

Author

Apa Hasil Sidang BPUPKI yang Pertama? Ini Sejarah dan Rumusannya (pinterest)

Menilik Sejarah: Apa Hasil Sidang BPUPKI yang 1?
Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau BPUPKI memiliki peran yang sangat krusial dalam sejarah kemerdekaan tanah air. Lembaga yang dibentuk oleh pemerintah pendudukan Jepang ini bertugas untuk mempersiapkan segala hal terkait tata pemerintahan negara Indonesia yang merdeka.

Dalam perjalanannya, BPUPKI menggelar dua kali sidang resmi. Pertanyaan yang sering muncul di buku pelajaran maupun pencarian internet adalah: apa hasil sidang BPUPKI yang 1?

Sidang pertama ini berlangsung pada tanggal 29 Mei hingga 1 Juni 1945 di Gedung Chuo Sangi In, Jakarta (sekarang Gedung Pancasila). Fokus utama dari pertemuan besar ini adalah merumuskan pondasi paling mendasar bagi sebuah negara, yaitu dasar negara.

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai jalannya sidang dan hasil utama dari pertemuan bersejarah tersebut.

Gagasan Dasar Negara dari Tiga Tokoh Bangsa
Selama beberapa hari persidangan, suasana dipenuhi dengan perdebatan intelektual yang sengit namun penuh rasa hormat. Ada tiga tokoh utama yang maju menyampaikan pemikiran mereka mengenai rumusan dasar negara Indonesia. Gagasan dari ketiga tokoh inilah yang menjadi cikal bakal lahirnya Pancasila.

1. Rumusan dari Mohammad Yamin (29 Mei 1945)
Sebagai pembicara pertama, Mohammad Yamin menyampaikan lima asas dasar negara secara lisan maupun tertulis. Asas yang beliau usulkan meliputi:

  • Peri Kebangsaan
  • Peri Kemanusiaan
  • Peri Ketuhanan
  • Peri Kerakyatan
  • Kesejahteraan Rakyat

2. Rumusan dari Soepomo (31 Mei 1945)
Dua hari berselang, Soepomo memberikan pandangannya. Beliau menekankan konsep negara integralistik atau negara persatuan. Lima prinsip yang ditawarkan oleh Soepomo adalah:

  • Persatuan
  • Kekeluargaan
  • Keseimbangan Lahir dan Batin
  • Musyawarah
  • Keadilan Rakyat

3. Rumusan dari Sukarno (1 Juni 1945)
Pada hari terakhir sidang pertama, Sukarno menyampaikan pidato monumental tanpa teks yang kelak mengubah arah sejarah bangsa. Beliau mengusulkan lima asas yang disebutnya dengan nama Pancasila. Gagasan Sukarno terdiri dari:

  • Kebangsaan Indonesia atau Nasionalisme
  • Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan
  • Mufakat atau Demokrasi
  • Kesejahteraan Sosial
  • Ketuhanan yang Berkebudayaan

Momen pidato Sukarno pada 1 Juni inilah yang kemudian kita peringati setiap tahunnya sebagai Hari Lahir Pancasila.

Hasil Utama Sidang Pertama BPUPKI
Jika dirangkum secara formal, sidang pertama BPUPKI sebenarnya belum menghasilkan satu rumusan dasar negara yang final dan disepakati bersama. Karena adanya perbedaan pandangan antara golongan kebangsaan (nasionalis) dan golongan keagamaan (Islam), sidang sempat mengalami jalan buntu (deadlock).

Meskipun belum mencapai kesepakatan final, sidang pertama ini berhasil menelurkan dua hasil konkret yang sangat penting bagi keberlanjutan persiapan kemerdekaan:

  • Kesepakatan Inti Pemikiran: Sidang berhasil menampung tiga konsep besar dasar negara (dari Yamin, Soepomo, dan Sukarno) yang menempatkan Pancasila sebagai nama resmi bakal dasar negara Indonesia.
  • Pembentukan Panitia Sembilan: Untuk menjembatani perbedaan pendapat dan mematangkan rumusan dasar negara, dibentuklah sebuah panitia kecil yang beranggotakan sembilan orang.
  • Panitia Sembilan inilah yang nantinya berhasil menyusun Piagam Jakarta (Jakarta Charter) pada 22 Juni 1945.

Secara singkat, hasil utama sidang pertama BPUPKI adalah peletakan batu pertama pemikiran dasar negara Pancasila dan terbentuknya Panitia Sembilan untuk mematangkan rumusan tersebut. Tanpa adanya sidang pertama ini, kita tidak akan memiliki Pancasila sebagai pemersatu bangsa seperti yang kita kenal hari ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU