Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 29 SEPTEMBER 2025 • 11:00 WIB

Rahasia di Balik Bumi Kalimantan: Mengapa Pulau Ini Begitu Kaya Sumber Daya Alam?

Rahasia di Balik Bumi Kalimantan: Mengapa Pulau Ini Begitu Kaya Sumber Daya Alam?Siring P. Tendean di Banjarmasin (Pinterest/Aurora)

KALSEL - Kalimantan, pulau terbesar ketiga di dunia yang dijuluki "Pulau Seribu Sungai", telah lama dikenal sebagai pusat kekayaan alam Indonesia. Dari batubara hingga minyak sawit, dari kayu tropis hingga mineral berharga, pulau ini menjadi penopang vital perekonomian nasional. Namun, apa sebenarnya yang membuat Kalimantan begitu istimewa? Jawabannya terletak pada kombinasi unik faktor geologi, ekologi, dan antropogenik yang telah membentuknya selama jutaan tahun.

Warisan Geologi: Cekungan Tersier dan Kekayaan Bawah Tanah

Sejarah geologi Kalimantan ditandai oleh pembentukan cekungan sedimen Tersier yang mengumpulkan material organik dalam skala waktu geologis yang masif. Proses inilah yang mengubah endapan organik menjadi cadangan batubara, minyak, dan gas bumi yang sangat melimpah.

Data Badan Geologi tahun 2020 mencatat Kalimantan sebagai penyumbang utama cadangan batubara Indonesia, dengan provinsi seperti Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan sebagai produsen terbesar.

Baca juga: Kontras Kalsel: Pesona Pasar Terapung dan Luka Tambang yang Menganga

Cekungan Barito dan cekungan Tersier lainnya di Kalimantan tidak hanya kaya akan batubara, tetapi juga menjadi lokasi penting untuk sistem hidrokarbon yang menghasilkan minyak dan gas. Kondisi geologi yang unik ini menjadikan Kalimantan sebagai pusat energi nasional, dengan kontribusi sektor pertambangan terhadap PDRB Kalimantan Timur mencapai 46,35% pada tahun 2018 .

Ekosistem Hutan Tropis dan Lahan Gambut: Gudang Keanekaragaman Hayati

Kalimantan memiliki hutan hujan tropis yang merupakan salah satu yang terbesar dan tertua di dunia, bersama dengan lahan gambut yang luas. Hutan-hutan ini bukan hanya menyediakan kayu keras bernilai tinggi seperti meranti dan ulin, tetapi juga hasil hutan non-kayu seperti rotan, madu, gaharu, dan tanaman obat.

Lahan gambut yang menyimpan karbon dalam jumlah besar juga menjadi tulang punggung ekologis pulau ini. Namun, konversi lahan gambut untuk perkebunan sawit telah menimbulkan tantangan lingkungan serius, termasuk degradasi ekosistem dan emisi karbon. Meskipun demikian, data menunjukkan Kalimantan Timur memiliki luas hutan mencapai 12,8 juta hektar atau 65,7% dari total wilayah provinsi, yang masih menyimpan potensi ekonomi dan ekologis yang sangat besar .

Baca juga: Pesona Geologi Meratus: Mengungkap Misteri Batu Tua di Kalimantan

Hidrologi dan Kesuburan Tanah: Sungai sebagai Nadi Kehidupan

Sistem sungai yang luas seperti Sungai Kapuas, Barito, dan Mahakam membentuk jaringan transportasi alami yang menghubungkan pedalaman dengan pesisir. Sungai-sungai ini tidak hanya memudahkan pengangkutan komoditas, tetapi juga mengendapkan sedimentasi yang menciptakan dataran aluvial subur untuk pertanian dan perkebunan.

Iklim ekuatorial dengan curah hujan tinggi mendukung produktivitas pertanian yang beragam, mulai dari padi, jagung, kelapa sawit, karet, hingga tanaman perkebunan lainnya. Kalimantan Selatan saja menghasilkan 2,8 juta ton padi pada tahun 2023, sementara Kalimantan Timur memproduksi 5,7 juta ton kelapa sawit pada 2019 .

Implikasi dan Tantangan Ke Depan

Kekayaan alam Kalimantan telah mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan menyumbang devisa negara melalui ekspor batubara, sawit, dan kayu. Namun, ketergantungan pada sektor ekstraktif juga menimbulkan kerentanan terhadap fluktuasi harga global dan risiko lingkungan .

Baca juga: Pegunungan Meratus: Air yang Menghidupi Banyak Sungai di Kalimantan Selatan

Pemerintah daerah dan pusat terus berupaya menyeimbangkan pemanfaatan sumber daya dengan prinsip keberlanjutan melalui berbagai kebijakan, termasuk AMDAL untuk aktivitas pertambangan dan program konservasi hutan . Keberhasilan pengelolaan sumber daya alam Kalimantan akan menentukan tidak hanya kemakmuran ekonomi tetapi juga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: WWF Indonesia, Badan Geologi/Ditjen Minerba ESDM, Jurnal Geologi

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Rahasia di Balik Bumi Kalimantan: Mengapa Pulau Ini Begitu Kaya Sumber Daya Alam?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!