Pemandangan bersalju yang indah (Pinterest/EORVA DESTINATION)
KALSEL – Pernahkah Anda membayangkan melihat putihnya salju menyelimuti jalanan Banjarmasin atau puncak Meratus? Secara ilmiah, skenario ini hampir mustahil terjadi dalam kondisi iklim saat ini.
Artikel ini mengupas mengapa salju sangat tidak mungkin turun di Kalimantan Selatan (Kalsel), mekanisme meteorologi yang diperlukan, serta dampak hipotetisnya jika terjadi.
Salju memerlukan kombinasi suhu dan ketinggian yang sangat spesifik. Di wilayah khatulistiwa, garis salju permanen (snowline) berada pada ketinggian 4.000–5.000 meter di atas permukaan laut.
Baca juga: Heboh Indomie Soto Banjar di Taiwan Mengandung Etilen Oksidan, BPOM Sebut Kecolongan
Ini menjelaskan mengapa puncak seperti Kilimanjaro di Afrika atau Pegunungan Jayawijaya di Papua bisa memiliki salju abadi meski berada di iklim tropis .
Namun, puncak tertinggi di Kalsel, yaitu Gunung Besar di Pegunungan Meratus, hanya mencapai ketinggian 1.892–1.901 meter. Jelas, ini jauh di bawah snowline tropis.
Bahkan suhu permukaan di dataran rendah seperti Banjarmasin berkisar 23–26°C pada malam hari, sehingga membutuhkan penurunan suhu puluhan derajat secara tiba-tiba untuk mencapai titik beku .
Cold surges dari Siberia kadang mencapai Asia Tenggara dan menurunkan suhu secara signifikan, seperti yang terjadi di Dataran Tinggi Dieng (Jawa Tengah) yang kadang mengalami embun beku.
Baca juga: 5 Zodiak Cewek yang Terkenal Paling Genit, Salah Satunya Kamu?
Namun, dampaknya melemah sebelum mencapai lintang ekuator seperti Kalsel. Udara dingin dari kutub juga akan menghangat saat melewati lautan tropis, sehingga sulit mempertahankan suhu beku hingga daratan .
Jika salju somehow turun di Kalsel, dampaknya akan serius:
Meski salju hampir mustahil, Kalsel telah menyiapkan rencana penanggulangan bencana untuk menghadapi cuaca ekstrem lainnya seperti kebakaran hutan dan banjir . Langkah-langkah seperti sistem peringatan dini, shelter darurat, dan literasi publik tentang perbedaan antara salju, hujan es, dan frost penting untuk mencegah panik dan hoaks.
Baca juga: Jelajah Kotabaru: Surga Tersembunyi dari Pantai Berpasir Putih hingga Bukit Hijau Nan Memesona
Salju di Kalsel adalah fenomena yang hampir mustahil secara praktis due to elevasi dan suhu permukaan yang terlalu rendah. Yang lebih mungkin terjadi adalah hujan es atau frost di dataran tinggi yang kadang disalahartikan sebagai salju. Pemahaman ilmiah dan kesiapsiagaan terhadap cuaca ekstrem tetap diperlukan, meski untuk skenario yang lebih realistis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BMKG, NASA, IPCC AR6 (WG1)