Senin, 22 JUNI 2026 • 05:21 WIB

Revolusi Hijau-Biru di PENAS XVII Gorontalo: Kalsel Jemput Teknologi Masa Depan Demi Swasembada Pangan

Author

Revolusi Hijau-Biru di PENAS XVII Gorontalo: Kalsel Jemput Teknologi Masa Depan Demi Swasembada Pangan (mckalsel)

Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII 2026 di Provinsi Gorontalo resmi menjadi panggung besar bagi masa depan ketahanan pangan Indonesia. Dibuka secara megah pada Sabtu (20/6/2026), ajang akbar yang mempertemukan lebih dari 10.000 peserta dari berbagai penjuru nusantara ini bukan sekadar seremonial. PENAS XVII menjelma sebagai wadah taktis bagi para pelaku utama dan pelaku usaha di sektor pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, hingga kehutanan untuk saling bersinergi, memperluas jejaring bisnis, serta mengadopsi inovasi teknologi mutakhir.

Perhelatan berskala nasional ini dihadiri langsung oleh jajaran petinggi negara, mulai dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Menteri Pertanian RI, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Kepala Badan Karantina Indonesia, hingga Ketua KTNA Nasional bersama jajaran kepala daerah dari seluruh provinsi. Kehadiran para pembuat kebijakan ini menegaskan betapa krusialnya peran petani dan nelayan dalam menopang pilar ekonomi nasional demi menghadapi tantangan global.

Langkah Nyata Kontingen Kalimantan Selatan di Gorontalo

Provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan komitmen penuh dalam agenda besar ini dengan mengirimkan kontingen tangguh sebanyak 347 orang, yang terdiri dari peserta utama Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), pendamping, dan peninjau. Sebanyak 250 orang di antaranya memadati area pembukaan, menyuarakan tekad Bumi Lambung Mangkurat untuk menyerap ilmu, berbagi pengalaman, dan memperkuat kapasitas sumber daya manusia di sektor pangan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, menegaskan bahwa PENAS KTNA XVII adalah ruang akselerasi kompetensi yang sangat berharga bagi nelayan dan pembudidaya ikan lokal agar tidak tertinggal oleh laju zaman yang serba digital.

“Tema PENAS tahun ini, yaitu Transformasi Teknologi dalam Mendukung Program Swasembada Pangan, menjadi jawaban langsung atas tantangan riil yang dihadapi sektor kelautan dan perikanan hari ini. Modernisasi teknologi terbukti tidak hanya mampu mendongkrak volume produksi secara signifikan, tetapi juga memangkas biaya operasional, menjaga higienitas hasil tangkapan, serta menjamin keberlanjutan ekosistem laut kita,” papar Rusdi di Gorontalo, Minggu (21/6/2026).

Menularkan Inovasi untuk Kesejahteraan Banua

Menurut Rusdi, digitalisasi dan mekanisasi di sektor perikanan kini wajib menyentuh seluruh lini dari hulu ke hilir. Mulai dari implementasi sistem otomasi budidaya, pengelolaan kualitas air berbasis teknologi sensor, efisiensi formulasi pakan, hingga pemanfaatan platform digital untuk memotong rantai pemasaran produk perikanan yang panjang. Langkah-langkah inovatif inilah yang akan memperkuat posisi tawar dan daya sang komoditas perikanan lokal di tengah dinamika pasar yang kompetitif.

Selama pergelaran PENAS, kontingen Kalimantan Selatan dijadwalkan terlibat aktif dalam berbagai ruang interaktif, seperti Temu Profesi, Temu Wirausaha, Temu Karya, hingga ajang kompetitif Unjuk Tangkas dan Asah Terampil. Tak hanya itu, pameran produk unggulan juga menjadi sarana strategis bagi Kalsel untuk memamerkan potensi maritim terbaiknya ke tingkat nasional.

Rusdi sangat berharap, sepulangnya dari Gorontalo, para peserta tidak sekadar membawa pulang cerita, melainkan mampu menjadi agen perubahan (agent of change) yang menularkan wawasan digital dan teknologi baru kepada komunitas pembudidaya dan nelayan di daerah asal masing-masing. Peningkatan kualitas SDM yang adaptif, inovatif, dan melek teknologi inilah yang pada akhirnya menjadi kunci utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional yang maju, mandiri, dan berkelanjutan untuk kesejahteraan Banua.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Kalsel

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU