Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Kalimantan Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak bibit unggul di kancah olahraga nasional. Kali ini, sebanyak lima atlet muda berbakat asal Bumi Antasari telah resmi terdaftar untuk bertarung dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Triathlon 2026. Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di kawasan pesisir eksotis Sungai Liat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, pada 15 hingga 18 Mei 2026 mendatang.
Ketua FTI Kalsel, Budiono, menegaskan bahwa para atlet yang didelegasikan kali ini merupakan talenta potensial di kategori pelajar atau youth. Prestasi mereka tidak perlu diragukan lagi di level regional, mengingat kelimanya merupakan peraih medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang digelar di Tanah Laut beberapa waktu lalu.
Daftar Atlet FTI Kalsel di Kejurnas 2026
Berdasarkan data registrasi resmi, kontingen FTI Kalsel diperkuat oleh lima nama yang akan bersaing di kategori Sprint Distance Youth. Mereka adalah:
- Alzema Ghaisan Mirza
- Cynthia Brigita Sirumapea
- Muhammad Fatih Dzakwaan
- Muhammad Riski Firdaus Al Mashum
- Zainal Arifin
Kelima atlet tersebut dipastikan turun di berbagai nomor perlombaan yang menantang, mulai dari Triathlon (renang, sepeda, lari), Duathlon (lari, sepeda, lari), hingga Aquathlon (renang, lari).
Misi Mengasah Mental dan Jam Terbang
Bagi Budiono, keikutsertaan dalam Kejurnas di Bangka Belitung bukan sekadar mengejar medali, melainkan investasi jangka panjang dalam pembinaan atlet. Mengingat beberapa atlet baru pertama kali mencicipi ketatnya kompetisi di level nasional, ajang ini menjadi ujian mental yang sangat krusial.
“Ini menjadi kesempatan penting bagi mereka untuk merasakan atmosfer kompetisi tingkat nasional. Sangat penting untuk membentuk mental, meningkatkan pengalaman, dan kepercayaan diri mereka ke depan,” ungkap Budiono pada Selasa (5/5/2026).
Melalui jam terbang yang mumpuni di level pusat, diharapkan para atlet Banua ini mampu beradaptasi dengan tekanan kompetisi yang lebih tinggi, sehingga performa mereka tetap stabil saat menghadapi turnamen-turnamen besar lainnya.
Jalur Krusial Menuju PON
Selain sebagai ajang pembinaan, Kejurnas ini memiliki peran vital dalam peta persaingan olahraga nasional. Berbeda dengan cabang olahraga lain yang menggunakan sistem Pra-PON, cabang olahraga triathlon menerapkan sistem akumulasi poin melalui seri kejuaraan nasional untuk menentukan kelayakan atlet berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON).
Oleh karena itu, setiap detik di lintasan Sungai Liat nantinya akan sangat menentukan nasib para atlet Kalsel dalam mengumpulkan poin demi mengamankan tiket menuju PON. Budiono menjelaskan bahwa konsistensi di setiap event adalah kunci utama bagi para atlet jika ingin menembus panggung olahraga paling bergengsi di Indonesia tersebut.
Dukungan dan Harapan untuk Kontingen Kalsel
Rombongan atlet Kalimantan Selatan direncanakan akan dipimpin langsung oleh Sekretaris FTI Kalsel, H. Bayu. Meski Budiono kemungkinan akan menyusul karena agenda lain, dukungan penuh tetap diberikan kepada tim agar dapat memberikan hasil maksimal.
Dengan persiapan fisik dan teknis yang matang, FTI Kalsel optimis para atlet muda ini tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga membawa pulang pengalaman berharga. Langkah ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi karier mereka, baik di tingkat nasional maupun peluang menembus kompetisi internasional di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Kalsel