Kamis, 03 JULI 2025 • 13:00 WIB

Penggunaan dan Penerimaan AI di Kalangan Masyarakat Kalimantan Selatan dengan Dampak yang Diberikan!

Author

Penggunaan AI dalam pendidikan yang bisa memberikan dampak positif dan negatif (Dok. ilustrasi AI)

KALSEL - Perkembangan teknologi pada dasarnya tidak bisa kita tolak mentah mentah, termasuk Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang telah merajalela ke berbagai sektor kehidupan.

Hampir semua orang menggunakan teknologi tersebut untuk berbagai kegiatan termasuk provinsi Kalimantan Selatan.

Baca juga: Spot Foto Ikonik Di Banjarmasin yang Wajib Dikunjungi!


Teknologi ini menimbulkan banyak respon dari berbagai kalangan, salah satunya dari Usia 40+ masih banyak yang skeptis dan khawatir bahwa AI akan menghilangkan banyak pekerjaan, tetapi ada juga yang lebih memilih untuk merangkul dan mempelajarinya agar tidak ketinggalan.

Penerimaan Artificial Intelligence (AI) di Kalimantan Selatan 

1. Pendidikan
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) telah memperkenalkan AI kepada pelajar melalui program
Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja di MAN 1 HST dengan diksusi yang menunjukan bahwa antusias para siswa siswi cukup tinggi untuk memahami dampak positif dan negatif dai AI terhadap pola pikir dan interaksi sosial mereka.

Walau begitu, masih ada ke khawatiran bagi banyak pengajar tentang ketergantungan pada AI yang mampu menurunkan kemampuan berpikir kritis jika tidak digunakan secara bijak.

2. Jurnalistik
Bank Indonesia (BI) Kalsel telah menggelar training bagi wartawan lokal tentang pemanfaatan AI dalam jurnalistik yang membantu dalam verifikasi berita, analisis data, dan penyusunan konten, sehingga meningkatkan produktivitas tetapi juga BI juga mengingatkan dalam penggunaan AI harus dilakukan secara kritis agar mengihindari penyebaran informasi yang tidak akurat.

3. Pelestarian Budaya Lokal
Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui perpustakaan digitalnya memanfaatkan teknologi ini untuk mendigitalisasi dan menyebarkan informasi tentang budaya lokal, seperti Pasar Terapung Banjarmasi sehingga dapat memperkenalkan lebih banyak tentang kekayaan budaya Kalimantan Selatan kepada generasi muda dan peneliti dengan lebih interaktif.

Baca juga: Tidak Bisa Ditemui di Tempat Lain! Inilah 9 Hewan Endemik Pulau Kalimantan


Dampak Penggunaan Artificial Intelligence (AI) di Kalimantan Selatan

Dampak Positif
• Efisiensi Kerja
Tentu saja dengan kemampuan teknologi AI dapat membantu mempercepat proses kerja di berbagai sektor, seperti jurnalistik dan perbankan melalui olah informasi atau hitungan yang tentunya lebih luas jangkauan dan lebih cepat.
• Peningkatan Akses Informasi
Digitalisasi budaya dapat memudahkan masyarakat mengakses pengetahuan lokal melalui AI yang dapat megambil kesimpulan dari beberapa artikel di internet.
• Pembelajaran Interaktif
Siswa di Kalsel mulai terbiasa dengan teknologi AI sebagai alat bantu belajar

Dampak Negatif
• Ketergantungan Teknologi
Risiko berkurangnya kemampuan analisis mandiri jika AI digunakan tanpa pemahaman kritis atau memeriksa lebih lanjut jawaban yang diberikan tentang kemungkinan,
• Potensi Disinformasi
Penggunaan AI dalam jurnalistik berisiko menyebarkan berita palsu jika tidak diverifikasi dan memungkinkan hilangnya rasa simpati dan empati dalam sebuah penulisan berita
• Kesenjangan Digital
Tidak semua lapisan masyarakat memiliki akses yang sama terhadap teknologi ini, terutama mereka yang berada di daerah terpencil. 

Teknologi kecerdasan buatan mulai memberikan pengaruh untuk Kalimantan Selatan, terutama pada bidang pendidikan.

Hampir semua respon menunjukan penerimaan positif karena banyaknya kemudahan pekerjaan yang dulunya harus dilakukan berjam-jam bisa menjadi beberapa menit saja karena bantuan AI.

Meski kita menerima secara positif, perlu di ingatkan bahwa kita seharusnya memanfaatkan teknologi ini menuju arah yang lebih positif melalui peningkatan literasi digital serta regulasi yang menjamin penggunaan teknologi ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara News, Diskominfo Kalsel, Ejurnal UINSA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU