Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 07 JULI 2025 • 00:00 WIB

Berjulukan Atap Kalimantan Selatan, Inilah Fakta Singkat Gunung Halau-halau!

Berjulukan Atap Kalimantan Selatan, Inilah Fakta Singkat Gunung Halau-halau!Gunung Halau-halau di ketinggian 1.901 MDPL (Youtube/Canro Sinarmata)

KALSEL - Kalimantan Selatan adalah sebuah provinsi di Pulau Borneo yang kaya akan wisata alam yang menyajikan keindahannya, termasuk gunung yang dijuluki  "Atap Kalimantan Selatan" atau Gunung Halau-halau yang menjadi puncak tertinggi di provinsi ini dan merupakan bagian dari Pegunungan Meratus. Tentunya setiap bagian dari alam menyimpan berbagai fakta menarik dan kisah yang memikat yang tidak bisa kita lewatkan. Mari telusuri tentang Gunung Halau-halau!

Puncak Tertinggi di Kalimantan Selatan yang Mengesankan
Gunung Halau-halau memiliki ketinggian 1.901 meter di atas permukaan laut (MDPL) yang menjadikannya titik tertinggi di Kalimantan Selatan dan menjadi daya tarik untuk para pendaki yang ingin menaklukkan puncak-puncak di Indonesia. Gunung ini terletak di perbatasan tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, dan Tanah Bumbu.

Biasanya, pendakian membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 hari untuk mencapai puncak atau bisa lebih jika melakukan perjalanan santai sambil menikmati suasana alam sekaligus proses tantangannya karena didominasi oleh hutan belantara sehingga memerlukan persiapan fisik dan mental yang matang hingga bisa membuat setiap tetes keringat terbayar lunas dengan pemandangan menakjubkan dari puncak, termasuk h8jaunya hutan sekitar, hamparan lautan awan, dan matahari terbit yang memukau.

Pohon Kariwaya

Keberadaan ohon ini menjadi salah satu keunikan yang ada di Gunung Halau-halau karena sejenis pohon beringin dengan akar yang besar dan tinggi yang membentuk sebuah lubang dibagian tengahnyaz menyerupai gerbang atau pintu masuk. Bagi masyarakat Dayak Meratus, khususnya suku adat Urang Bukit, pohon ini dianggap keramat karena di percaya sebagai gerbang menuju dunia lain atau kota gaib seperti Saranjana.

Para pendaki yang melintasi pohon ini biasanya dianjurkan untuk meminta izin dengan melafalkan permisi dalam bahasa Banjar sebagai bentuk penghormatan terhadap adat setempat.

Baca juga: 5 Fakta Menarik Bekantan! Sang Maskot Kalimantan Selatan

Adat dan Kepercayaan yang Terjaga

Masyarakat Dayak Meratus dan sekitarnya sangat menjunjung tinggi aturan dan pantangan adat di kawasan Gunung Halau-halau sehingga bagi para pendaki diharapkan untuk selalu menjaga kesopanan, melestarikan alam, dan menghormati tradisi setempat. Salah satu prosesi adat penting yang kerap dilaksanakan adalah Basambu Umang pada bulan Februari, sebuah upacara untuk merawat padi yang dilakukan oleh Urang Bukit sehingga terkadang jalur pendakian ditutup untuk umum demi menghormati tradisi adat ini.

Lokasi Strategis dan Potensi Wisata

Meskipun Gunung Halau-halau belum setenar gunung-gunung di Jawa, keindahan alam dan tantangan yang ditawarkan menjadikannya ibarat potensi tersembunyi di antara pegunungan meratus, yang merupakan jantung Kalimantan Selatan dengan perbukitan luas dan hutan lebat.

Baca juga: Spot Foto Ikonik Di Banjarmasin yang Wajib Dikunjungi!

Diluar yang tercantum di artikel ini tentunya masih ada banyak fakta menarik. Jadi buat kalian yang ingin mendaki Gunung Halau-halau persiapakan diri sebaik mungkin dan cari tahu kebih lanjut terkait gunung ini agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Sampai jumpa diketinggian 1.901 MDPL!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara News Kalimantan Selatan, Shelter Jelajah Indonesia, Superlive.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Berjulukan Atap Kalimantan Selatan, Inilah Fakta Singkat Gunung Halau-halau!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!