Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 30 APRIL 2026 • 22:11 WIB

Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026: Aksi Kemanusiaan dan Penguatan Sinergi Relawan di BPBD Kalsel

Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026: Aksi Kemanusiaan dan Penguatan Sinergi Relawan di BPBD KalselBPBD Kalsel gelar donor darah dan cek kesehatan gratis dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026. Simak upaya sinkronisasi relawan dan persiapan hadapi Karhutla. (mckalsel)

Momentum Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) tahun 2026 di Kalimantan Selatan tidak hanya diperingati sebagai pengingat akan potensi kebencanaan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata kemanusiaan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis di Kantor BPBD Kalsel, Banjarbaru, pada Kamis (30/4/2026). Langkah ini menjadi bukti bahwa kesiapsiagaan bencana berakar pada jiwa sosial yang tinggi dan kesehatan masyarakat yang terjaga.

Antusiasme Tinggi dalam Aksi Donor Darah
Kegiatan sosial ini merupakan kolaborasi strategis antara BPBD Kalsel dengan Radar Wajar Peduli serta Komunitas Masyarakat Indonesia (KMI) Kota Banjarbaru. Kepala BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra, mengungkapkan bahwa agenda ini adalah bagian integral dari rangkaian panjang peringatan HKB 2026. Fokusnya adalah mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama melalui stok darah yang sangat dibutuhkan oleh fasilitas medis.

Menariknya, meskipun target awal peserta donor darah dipatok pada angka 80 orang, realita di lapangan menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Hingga pelaksanaan berlangsung, pendaftar yang masuk telah menembus angka 90 orang lebih. Hal ini mencerminkan bahwa kesadaran warga Banjarbaru dan sekitarnya terhadap aksi kemanusiaan semakin meningkat, sejalan dengan semangat gotong royong dalam menghadapi situasi darurat.

Sinkronisasi Relawan dan Kesiapan Karhutla 2026
Di balik aksi sosial donor darah, BPBD Kalsel juga terus memperkuat fondasi teknis penanggulangan bencana. Ronny menjelaskan bahwa rangkaian HKB 2026 telah dimulai jauh sebelum hari puncak pada 26 April lalu. Salah satu agenda krusial yang telah dilaksanakan adalah "Desk Relawan" yang bertempat di Kiram, Awang Bangkal, Kabupaten Banjar.

Kegiatan tersebut bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan upaya sinkronisasi data relawan kebencanaan di seluruh Kalimantan Selatan. Dalam pertemuan tersebut, dilakukan pendataan menyeluruh terkait jumlah personel yang aktif, ketersediaan peralatan teknis, hingga pembaruan Standar Operasional Prosedur (SOP) penanggulangan bencana.

Langkah ini diambil sebagai bentuk langkah preventif dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang diprediksi masih menjadi tantangan di tahun 2026. Dengan data yang tersinkronisasi, koordinasi antar instansi dan relawan diharapkan menjadi lebih cepat, tepat, dan efektif saat terjadi titik api atau bencana lainnya.

Membangun Budaya Siaga dan Solidaritas
Puncak peringatan HKB memang telah berlalu, namun semangat yang diusung oleh BPBD Kalsel tetap berkobar melalui berbagai kegiatan lanjutan. Ronny Eka Saputra menegaskan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya soal logistik dan peralatan, melainkan soal mentalitas dan solidaritas. Pemeriksaan kesehatan gratis yang diberikan juga bertujuan agar para pejuang kemanusiaan dan masyarakat umum memiliki kondisi fisik yang prima.

Melalui rangkaian kegiatan ini, BPBD Kalsel berharap masyarakat Kalimantan Selatan semakin mawas diri terhadap risiko bencana di lingkungan masing-masing. Solidaritas sosial yang terpupuk melalui donor darah diharapkan menjadi modal utama dalam menciptakan ketangguhan daerah (regional resilience) yang berkelanjutan di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Kalsel

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026: Aksi Kemanusiaan dan Penguatan Sinergi Relawan di BPBD Kalsel

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!