Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 09:17 WIB

Bandara Syamsudin Noor Kembali Internasional: Lonjakan Konektivitas dan Ekonomi Baru di Kalsel 2026

Bandara Syamsudin Noor Kembali Internasional: Lonjakan Konektivitas dan Ekonomi Baru di Kalsel 2026Bandara Syamsudin Noor (mckalsel)

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) kini tengah memacu akselerasi di sektor transportasi udara sebagai motor penggerak utama ekonomi daerah. Melalui Dinas Perhubungan, langkah nyata diambil untuk memperkuat posisi Bandara Internasional Syamsudin Noor agar mampu bersaing secara global, selaras dengan visi misi Gubernur Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman.

Kejayaan Kembali Status Internasional Syamsudin Noor
Kabar menggembirakan hadir bagi warga Banua sejak pertengahan tahun 2025, di mana Bandara Syamsudin Noor resmi menyandang kembali status internasionalnya. Keberhasilan ini ditandai dengan operasional rute penerbangan Banjarmasin–Kuala Lumpur yang kini melayani jadwal empat kali seminggu. Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, M. Fitri Hernadi, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap rute luar negeri ini terus menunjukkan tren yang sangat positif.

Rute menuju Malaysia tersebut diposisikan sebagai pionir untuk membuka gerbang internasional lainnya. Target besar selanjutnya adalah membuka rute langsung menuju Jeddah untuk memfasilitasi kebutuhan jemaah umrah dan haji asal Kalimantan Selatan tanpa harus transit lama di kota lain.

Sinergi Bandara Bersujud dan Dukungan Lintas Instansi
Kemajuan transportasi udara tidak hanya terpusat di Banjarbaru. Bandara Bersujud di Kabupaten Tanah Bumbu juga telah bertransformasi menjadi bandara internasional. Keberhasilan ini merupakan buah manis dari kerja keras Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu yang didukung penuh oleh Pemprov Kalsel melalui koordinasi lintas sektoral.

Pemerintah Provinsi berperan aktif dalam memfasilitasi persyaratan administratif kepada berbagai kementerian terkait. Mulai dari koordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk urusan Bea Cukai, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, hingga urusan karantina kesehatan melalui Kementerian Kesehatan serta Barantin. Proses ini dinilai berjalan signifikan demi memastikan standar pelayanan internasional terpenuhi.

Titik Terang Reaktivasi Bandara Warukin
Di sisi lain, harapan besar juga tumbuh di wilayah Hulu Sungai. Bandara Warukin di Kabupaten Tabalong, yang sempat mati suri akibat hantaman pandemi COVID-19, kini sedang dalam proses reaktivasi. Dukungan datang dari kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tabalong, perusahaan BUMN, dan fasilitasi dari Pemerintah Provinsi.

Kementerian Perhubungan telah memberikan lampu hijau dengan menerbitkan sertifikat bandar udara sebagai syarat utama operasional kembali. Saat ini, Pemkab Tabalong sedang menjajaki kerja sama dengan berbagai maskapai penerbangan. Targetnya adalah mengaktifkan kembali rute lama atau menggandeng maskapai baru untuk melayani penerbangan menuju Banjarmasin hingga Jakarta. Keaktifan Bandara Warukin diproyeksikan akan melayani kebutuhan transportasi di wilayah Banua Anam serta menjadi akses strategis bagi warga di perbatasan Kalteng dan Kaltim.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Kalsel

BERITA TERBARU

Bandara Syamsudin Noor Kembali Internasional: Lonjakan Konektivitas dan Ekonomi Baru di Kalsel 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!