Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 25 FEBRUARI 2026 • 10:39 WIB

Ekonomi Kalsel Tumbuh 5,22 Persen: OJK Ungkap Performa Solid Sektor Keuangan 2026

Ekonomi Kalsel Tumbuh 5,22 Persen: OJK Ungkap Performa Solid Sektor Keuangan 2026Rapat koordinasi Daerah TPAKD se-Kalimantan Selatan Tahun 2026 menyatakan Ekonomi Kalsel Tumbuh 5,22 Persen (mckalsel)

Kondisi perekonomian di Provinsi Kalimantan Selatan terus menunjukkan tren positif dan daya tahan yang kuat di tengah dinamika ekonomi global maupun nasional. Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi Bumi Lambung Mangkurat sukses menyentuh angka 5,22 persen, sebuah capaian yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan nasional.

Performa Solid Sektor Jasa Keuangan
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan, Agus Maiyo, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang impresif ini berjalan selaras dengan stabilitas sektor jasa keuangan di daerah. Kinerja intermediasi perbankan tercatat sangat sehat, di mana aset tumbuh sebesar 3,04 persen (yoy), Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 3,75 persen (yoy), dan penyaluran kredit melaju positif di angka 6,04 persen (yoy).

Tidak hanya sektor perbankan, antusiasme masyarakat Kalimantan Selatan terhadap pasar modal juga meningkat signifikan. Hingga saat ini, tercatat ada 497.131 investor (SID) dengan total nilai transaksi mencapai Rp3,62 triliun. Pertumbuhan juga terlihat pada Industri Keuangan Non-Bank (IKNB), terutama pada dana pensiun yang naik 10,12 persen (yoy) serta fintech peer-to-peer lending yang melonjak drastis sebesar 41,12 persen dengan nominal mencapai Rp893 miliar.

Mendorong Inklusi Keuangan yang Merata
Meskipun angka-angka menunjukkan performa solid, OJK menegaskan bahwa pertumbuhan ini harus dibarengi dengan perluasan akses dan literasi keuangan masyarakat. Pemerintah Provinsi Kalsel sendiri telah menetapkan target Indikator Kinerja Daerah (IKD) untuk inklusi keuangan sebesar 88,69 persen pada tahun 2026.

Untuk mencapai target tersebut, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) memainkan peran strategis sebagai jembatan antara kebijakan pusat dan kebutuhan nyata di lapangan. Fokus utama TPAKD meliputi sepuluh kelompok sasaran prioritas, termasuk pelaku UMKM, masyarakat berpenghasilan rendah, perempuan, penyandang disabilitas, hingga pelajar.

Capaian Nyata dan Penghargaan TPAKD
Keberhasilan kolaborasi lintas sektor ini terbukti melalui realisasi program selama setahun terakhir. Program Kredit Melawan Rentenir (K/PMR) telah membantu 781 debitur dengan total pembiayaan Rp5,5 miliar. Selain itu, terdapat pembukaan 51.295 rekening tabungan SimPel bagi pelajar sebagai bagian dari 267 kegiatan edukasi keuangan yang dilakukan sepanjang tahun 2025.

Prestasi ini juga diperkuat dengan keberhasilan TPAKD Kota Banjarmasin yang meraih TPAKD Award 2025 kategori Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota Wilayah Kalimantan. Sinergi yang kuat antara OJK, pemerintah daerah, dan lembaga jasa keuangan diharapkan terus berlanjut demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya kuat, tetapi juga inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Selatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Kalsel

BERITA TERBARU

Ekonomi Kalsel Tumbuh 5,22 Persen: OJK Ungkap Performa Solid Sektor Keuangan 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!