Selasa, 30 JUNI 2026 • 21:26 WIB

Kubah Datu Abdussamad Marabahan: Wisata Religi Penuh Berkah di Barito Kuala

Author

Kubah Datu Abdussamad Marabahan: Wisata Religi Penuh Berkah di Barito Kuala (https://smart.kalselprov.go.id/)

Kalimantan Selatan spiritualitasnya begitu kental, sering kali dijuluki sebagai salah satu pusat penyebaran Islam terkuat di pulau Borneo. Jika Anda sedang berada di Kabupaten Barito Kuala, ada satu destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Kubah Datu Abdussamad adalah destinasi wisata religi utama di Kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, yang setiap harinya selalu ramai dikunjungi oleh para peziarah dari berbagai daerah.

Makam keramat ini bukan sekadar situs sejarah biasa, melainkan simbol penghormatan mendalam masyarakat Banjar terhadap figur ulama yang telah mendedikasikan hidupnya demi syiar Islam.

Siapa Sebenarnya Datu Abdussamad?
Makam ini merupakan persemayaman terakhir Syekh H. Abdussamad bin Mufti H. Jamaluddin. Bagi masyarakat setempat, beliau akrab disapa dengan sebutan Datu Abdussamad. Beliau dikenal sebagai seorang ulama besar yang memiliki kedalaman ilmu fiqih, tasawuf, dan akhlak yang luar biasa.

Ulama kharismatik ini memiliki garis keturunan yang sangat terhormat. Beliau adalah keturunan langsung dari Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, atau yang lebih mahsyur dikenal dengan sebutan Datu Kalampayan—pengarang kitab Sabilal Muhtadin yang menjadi rujukan hukum Islam di Asia Tenggara. Mengalir darah ulama besar dalam dirinya, Datu Abdussamad meneruskan tongkat estafet dakwah sang kakek di wilayah Barito Kuala dan sekitarnya, menjadikannya sosok guru dan pelindung spiritual bagi masyarakat Marabahan pada masanya.

Magnet Wisata Religi di Kota Marabahan
Berlokasi strategis di jantung Kota Marabahan, Kubah Datu Abdussamad sangat mudah diakses baik menggunakan jalur darat maupun jalur sungai khas Kalimantan. Ketika Anda melangkah masuk ke area komplek makam, atmosfer tenang dan teduh langsung terasa. Bangunan kubah dirancang dengan arsitektur khas Banjar yang dipadukan dengan sentuhan modern, menciptakan ruang yang nyaman bagi peziarah untuk duduk, berdoa, dan membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an.

Setiap harinya, ratusan peziarah datang silih berganti. Angka ini akan melonjak tajam hingga ribuan orang pada akhir pekan, hari libur nasional, serta saat pelaksanaan haul (peringatan hari wafat) beliau. Tradisi ziarah ini tidak hanya menggerakkan roda spiritualitas masyarakat, tetapi juga menghidupkan perekonomian warga lokal melalui sektor UMKM, mulai dari pedagang makanan, perlengkapan ibadah, hingga cenderamata khas Barito Kuala.

Nilai Edukasi dan Sejarah bagi Generasi Muda
Mengunjungi Kubah Datu Abdussamad tidak hanya memberikan penyegaran rohani, tetapi juga menjadi sarana edukasi sejarah Islam yang sangat kaya. Wisatawan dapat mempelajari bagaimana gigihnya perjuangan para ulama zaman dahulu dalam menyebarkan nilai-nilai kedamaian, toleransi, dan syariat Islam di tanah Kalimantan, bahkan di tengah tantangan era kolonial.

Bagi Anda yang merencanakan perjalanan ke Kalimantan Selatan, pastikan untuk memasukkan situs religi ini ke dalam daftar perjalanan Anda. Berziarah ke Kubah Datu Abdussamad akan memberikan Anda pengalaman batin yang mendalam sekaligus melihat lebih dekat warisan luhur yang ditinggalkan oleh keturunan Datu Kalampayan di bumi Barito Kuala.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Https://smart.kalselprov.go.id/

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU