Landmark Wisata Ikonik di Barito Kuala yang Wajib Masuk Bucket List Anda (Yohan Wijaya)
Kabupaten Barito Kuala, atau yang sering dikenal dengan sebutan Batola, merupakan salah satu permata tersembunyi di Provinsi Kalimantan Selatan. Daerah yang dialiri oleh sungai-sungai besar ini menyimpan potensi wisata yang luar biasa, mulai dari wisata alam, budaya, hingga religi. Jika Anda sedang merencanakan liburan ke Kalimantan Selatan, Barito Kuala wajib masuk dalam daftar destinasi Anda.
Daerah ini menawarkan sensasi petualangan air dan pemandangan khas lahan basah yang tidak akan Anda temukan di tempat lain. Berikut adalah 5 landmark wisata ikonik di Barito Kuala yang wajib masuk bucket list perjalanan Anda.
1. Jembatan Barito
Jembatan Barito membentang di atas Sungai Barito (Pinterest/Si.Beno zhe)
Tidak lengkap rasanya membahas Barito Kuala tanpa menyebut Jembatan Barito. Landmark megah ini merupakan simbol kebanggaan masyarakat Batola dan Kalimantan Selatan. Diresmikan pada tahun 1997, jembatan gantung ini membentang sepanjang lebih dari 1 kilometer di atas Sungai Barito yang lebar.
Bagi para pelancong, Jembatan Barito bukan sekadar jalur transportasi, melainkan tempat berburu foto yang sangat estetis. Menikmati pemandangan matahari terbenam (sunset) dari bawah jembatan sembari melihat kapal-kapal tongkang batu bara melintas adalah pengalaman ikonik yang sangat memukau.
2. Pulau Kembang
Pulau Kembang,3 Mitos dan Legenda Kalsel Terpopuler (channel S)
Bergeser ke arah delta Sungai Barito, terdapat sebuah pulau hutan bakau yang unik bernama Pulau Kembang. Landmark ini sangat terkenal sebagai habitat alami bagi ratusan kera ekor panjang dan beberapa kawanan bekantan, maskot satwa khas Kalimantan yang pemalu.
Pulau Kembang merupakan destinasi wisata alam sekaligus religi. Di tengah pulau, terdapat sebuah altar atau kuil kecil yang sering dikunjungi masyarakat untuk bernazar. Menyusuri jembatan kayu di dalam hutan sambil berinteraksi dan memberi makan para kera ramah di sini akan memberikan sensasi petualangan yang tidak terlupakan.
3. Jembatan Rumpiang
Jembatan Rumpiang (Irma NR)
Selain Jembatan Barito, Barito Kuala juga memiliki ikon arsitektur modern lainnya, yaitu Jembatan Rumpiang. Jembatan ini membentang di atas Sungai Barito dan menjadi penghubung vital menuju Kota Marabahan, ibu kota Kabupaten Barito Kuala.
Berbeda dengan Jembatan Barito yang menggunakan konstruksi kabel, Jembatan Rumpiang tampil anggun dengan lengkungan baja berwarna merah benderang. Di malam hari, sorotan lampu hias membuat jembatan ini terlihat sangat eksotis. Area di sekitar jembatan sering menjadi tempat nongkrong favorit warga lokal dan wisatawan untuk menikmati angin malam sungai.
4. Kubah Datu H. Abdussamad Bakumpai
Objek Wisata Kubah Datuk H. Abdussamad Sekeluarga (Abd Khair)
Bagi Anda yang menyukai wisata religi dan sejarah, Makam Datu H. Abdussamad Bakumpai adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Terletak di sebuah delta kecil di tengah sungai di kawasan Marabahan, makam ulama besar ini menawarkan suasana ziarah yang sangat tenang dan magis.
Makam cucu Syekh Arsyad Al-Banjari yang terletak di kota Marabahan. Di bagian depan terdapat makam H. Sulaiman HB, yang dibangun dengan megah. Di bagian tengah, ada makam H. Sibawaihi dan disebelahnya terdapat makam-makam lain. Dan paling belakang adalah Makam Datu Abdussamad bin Jamaluddin bin Arsyad Al-Banjari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber