Minggu, 28 JUNI 2026 • 18:18 WIB

Menjelajah Gua Liang Bangkai: Situs Prasejarah & Geosite Unggulan Geopark Meratus

Author

Menjelajah Gua Liang Bangkai: Situs Prasejarah & Geosite Unggulan Geopark Meratus (https://smart.kalselprov.go.id/)

Kalimantan Selatan tidak hanya menyimpan kekayaan alam berupa hutan tropis yang lebat, tetapi juga menyimpan rekam jejak peradaban manusia purba yang luar biasa. Salah satu bukti autentik dari sejarah masa lalu ini dapat ditemukan di Gua Liang Bangkai. Terletak di Desa Dukuhrejo, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, gua ini kini menjelma sebagai salah satu geosite unggulan dalam kawasan Geopark Meratus yang terus menarik perhatian dunia.

Kompleks Karst yang Memukau
Secara geografis, Gua Liang Bangkai bukanlah sebuah gua tunggal, melainkan sebuah kompleks perbukitan karst yang megah. Batuan kapur di kawasan ini telah terbentuk melalui proses geologi selama jutaan tahun, menciptakan labirin alami dengan ornamen stalaktit dan stalagmit yang memukau. Begitu memasuki kawasan ini, pengunjung akan disuguhi pemandangan tebing-tebing kapur yang menjulang tinggi, diselimuti oleh vegetasi hijau yang masih asri. Keindahan geologis inilah yang membuatnya dinobatkan sebagai salah satu geosite penting dalam ekosistem Geopark Meratus.

Rumah Bagi Manusia Purba 3.000 SM
Di balik keindahan fisiknya, Gua Liang Bangkai menyimpan nilai arkeologis yang sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian para arkeolog, kompleks gua ini diperkirakan telah menjadi tempat tinggal bagi rumpun manusia purba sekitar 3.000 sebelum Masehi (SM) hingga 6.000 tahun yang lalu.

Gua ini berfungsi sebagai tempat berlindung (rock shelter) dari cuaca ekstrem dan serangan hewan buas. Keberadaan mata air alami dan vegetasi yang subur di sekitar kawasan Mantewe purba menjadikan tempat ini sebagai lokasi yang ideal bagi manusia prasejarah untuk berburu dan meramu makanan.

Para peneliti menemukan berbagai bukti aktivitas kehidupan masa lalu di dalam gua ini. Beberapa temuan penting di antaranya adalah artefak berupa alat-alat batu, sisa-sisa cangkang kerang yang menjadi makanan mereka, hingga fragmen tulang manusia purba. Penemuan-penemuan ini menegaskan bahwa Kalimantan memiliki peran penting dalam peta migrasi dan persebaran manusia di Nusantara pada masa lampau.

Potensi Edukasi dan Wisata Masa Depan
Sebagai bagian dari Geopark Meratus, Gua Liang Bangkai kini dikembangkan dengan konsep keberlanjutan yang memadukan konservasi alam, edukasi, dan pariwisata. Bagi para pencinta petualangan dan sejarah, tempat ini menawarkan sensasi menjelajah lorong-lorong gua yang eksotis sembari mempelajari bagaimana nenek moyang kita bertahan hidup ribuan tahun lalu.

Akses menuju lokasi di Desa Dukuhrejo kini terus dibenahi demi kenyamanan para wisatawan. Fasilitas penunjang seperti jalur treking dan papan informasi edukatif mulai disediakan agar pengunjung tidak hanya sekadar berfoto, tetapi juga pulang dengan membawa wawasan baru mengenai kekayaan geologi dan arkeologi Indonesia.

Gua Liang Bangkai adalah bukti nyata bahwa warisan masa lalu dapat berdampingan dengan masa kini. Menjaga kelestarian kompleks karst ini bukan hanya tugas pemerintah atau pengelola geopark, melainkan tanggung jawab bersama setiap pengunjung agar generasi mendatang tetap bisa menyaksikan keajaiban prasejarah di Tanah Bumbu ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU