Ibadah kurban pada hari raya Idul Adha merupakan bentuk ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT, sekaligus meneladani ketaatan Nabi Ibrahim AS. Agar ibadah kurban bernilai pahala sempurna, salah satu hal krusial yang harus diperhatikan adalah proses penyembelihannya. Membaca doa saat menyembelih hewan kurban bukan sekadar formalitas, melainkan syarat agar daging yang dihasilkan halal dan berkah.
Pentingnya Membaca Doa Saat Menyembelih
Dalam Islam, menyembelih hewan bukan hanya soal mematikan hewan untuk diambil dagingnya. Ada adab dan aturan syariat yang harus dipenuhi. Membaca basmalah dan doa adalah pengakuan bahwa hewan tersebut merupakan ciptaan Allah yang hanya boleh diambil nyawanya atas izin-Nya dan untuk tujuan ibadah.
Bacaan Doa Menyembelih Hewan Kurban
Berikut adalah urutan bacaan doa yang disunnahkan saat Anda atau petugas jagal hendak menyembelih hewan kurban:
1. Membaca Basmalah
Langkah pertama dan paling utama adalah mengucapkan basmalah. Ini adalah syarat sah agar sembelihan menjadi halal.
- Bismillahi Allahu Akbar (Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar)
2. Membaca Selawat Nabi
Disunnahkan juga untuk berselawat kepada Rasulullah SAW sebelum proses penyembelihan dimulai.
- Allahumma shalli ala sayyidina muhammadin wa ala ali sayyidina muhammad.
3. Doa Khusus Agar Kurban Diterima
Setelah menyebut nama Allah, bacalah doa berikut agar kurban tersebut diterima oleh Allah SWT sebagai amal jariyah:
- Allahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minni ya karim. (Ya Allah, hewan ini adalah nikmat dari-Mu dan dipersembahkan kembali kepada-Mu.
- Maka terimalah kurban ini dariku, Wahai Dzat yang Maha Pemurah).
Jika Anda menyembelihkan milik orang lain, kata minni (dariku) diganti dengan min diikuti nama pemilik kurban tersebut.
Tata Cara Menyembelih Sesuai Sunnah
Selain membaca doa, ada beberapa adab fisik yang perlu diperhatikan agar hewan kurban tidak merasa tersiksa:
- Menggunakan pisau yang sangat tajam. Hal ini bertujuan agar proses kematian terjadi dengan cepat dan tidak menyakiti hewan terlalu lama.
- Menghadap kiblat. Baik orang yang menyembelih maupun hewan kurban (pada bagian lehernya) disunnahkan untuk menghadap ke arah kiblat.
- Membaringkan hewan di sisi kiri. Hewan kurban dibaringkan dengan lembut pada lambung sebelah kiri agar memudahkan proses penyembelihan dengan tangan kanan.
- Memastikan tiga saluran putus. Penyembelihan dinyatakan sah jika saluran napas (hulqum), saluran makanan (mari’), dan dua urat nadi (wadajain) telah terputus dengan sempurna.
Melaksanakan kurban adalah momen spesial untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama. Dengan memahami doa dan tata cara menyembelih hewan kurban yang benar, kita memastikan bahwa ibadah kita telah sesuai dengan tuntunan syariat. Semoga kurban kita tahun ini diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi keluarga serta masyarakat luas.
Sudahkah Anda mempersiapkan hewan kurban terbaik tahun ini? Pastikan juga Anda memilih juru sembelih yang memahami adab dan doa-doa di atas agar ibadah Anda semakin mantap.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber