Kamis, 29 JANUARI 2026 • 18:36 WIB

Asal-usul Nama Tanah Bumbu: Sejarah, Legenda, dan Jejak Kerajaan di Kalimantan Selatan

Author

Asal usul Tanah Bumbu (M Yazid A)

Menelusuri Jejak Sejarah: Dari Mana Asal-usul Nama Tanah Bumbu?
Kabupaten Tanah Bumbu, yang dikenal dengan julukan "Bumi Bersujud," merupakan salah satu wilayah di Kalimantan Selatan yang memiliki kekayaan alam luar biasa, mulai dari batubara hingga pesisir pantai yang menawan. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya dari mana sebenarnya nama "Tanah Bumbu" berasal?

Nama Tanah Bumbu tidak muncul begitu saja. Terdapat perpaduan antara catatan sejarah, cerita rakyat, dan letak geografis yang melatarbelakangi penamaan wilayah ini.

Legenda Pemberian Nama oleh Sultan Banjar
Salah satu versi yang paling populer di tengah masyarakat adalah kaitan wilayah ini dengan Kesultanan Banjar. Konon, nama "Tanah Bumbu" muncul pada masa pemerintahan Sultan Mustain Billah. Pada zaman dahulu, kawasan ini merupakan hutan belantara yang kaya akan hasil hutan dan rempah-rempah.

Menurut penuturan lisan, nama ini merujuk pada kondisi tanahnya yang sangat subur. Istilah "Bumbu" konon merujuk pada tanaman rempah atau bumbu-bumbuan yang tumbuh subur di wilayah tersebut. Karena kesuburannya yang mampu menumbuhkan berbagai macam tanaman bumbu, masyarakat mulai menyebut daerah ini sebagai Tanah Bumbu.

Sejarah Berdirinya Wilayah Tanah Bumbu
Secara administratif dan sejarah politik, Tanah Bumbu dulunya merupakan bagian dari wilayah kerajaan-kerajaan kecil di bawah pengaruh Kesultanan Banjar. Wilayah ini mencakup beberapa daerah penting seperti Pagatan, Kusan, Batulicin, dan Cantung.

Pada abad ke-18, migrasi suku Bugis ke wilayah Pagatan memberikan pengaruh besar terhadap identitas daerah ini. Perpaduan budaya antara suku Banjar lokal, Dayak, dan pendatang Bugis menciptakan corak sosial yang unik di Tanah Bumbu. Nama Tanah Bumbu kemudian menjadi identitas kolektif bagi wilayah-wilayah pesisir tenggara Kalimantan ini sebelum akhirnya resmi menjadi kabupaten sendiri pada tahun 2003, hasil pemekaran dari Kabupaten Kotabaru.

Potensi Tanah yang "Berbumbu" di Era Modern
Jika dulu istilah "Bumbu" dikaitkan dengan tanaman rempah, saat ini "bumbu" tersebut seolah bermetafora menjadi kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Tanah Bumbu kini menjadi pusat ekonomi baru di Kalimantan Selatan berkat sektor pertambangan, perkebunan sawit, dan pelabuhan internasional.

Memahami asal-usul nama Tanah Bumbu bukan sekadar soal etimologi, melainkan tentang menghargai warisan leluhur yang melihat tanah ini sebagai tempat yang penuh berkah dan kesuburan. Hingga kini, semangat kesuburan dan kekayaan itu tetap terjaga dalam derap pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu yang berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU