Kamis, 29 JANUARI 2026 • 17:34 WIB

Menelusuri Asal-usul Nama Kotabaru: Sejarah dan Makna di Baliknya

Author

Siring Kotabaru (pinterest)

Menelusuri Jejak Sejarah: Dari Mana Asal-usul Nama Kotabaru?
Kabupaten Kotabaru yang terletak di Provinsi Kalimantan Selatan dikenal dengan keindahan alam lautnya dan kekayaan sumber daya alamnya. Namun, di balik kemajuan daerah yang berpusat di Pulau Laut ini, terdapat sejarah panjang mengenai penamaan "Kotabaru" yang menarik untuk diulas.

Secara harfiah, nama Kotabaru berasal dari dua kata dalam bahasa Indonesia, yaitu "Kota" dan "Baru". Nama ini tidak muncul begitu saja, melainkan berkaitan erat dengan perpindahan pusat pemerintahan dan perkembangan wilayah pada masa lampau.

Latar Belakang Sejarah
Asal-usul nama ini bermula pada masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Sebelum dikenal sebagai Kotabaru, wilayah ini merupakan bagian dari wilayah kekuasaan kerajaan-kerajaan lokal di bawah pengaruh Kesultanan Banjar. Pada pertengahan abad ke-19, pemerintah kolonial mulai menaruh perhatian besar pada Pulau Laut karena letak strategisnya dalam jalur perdagangan dan potensi tambang batu baranya.

Pada tahun 1850-an, seorang penguasa lokal bernama Pangeran Amir Husin bin Pangeran Jaka mendirikan pusat pemukiman baru di pesisir utara Pulau Laut. Karena pemukiman ini dibangun sebagai pusat aktivitas baru untuk menggantikan pusat pemerintahan sebelumnya yang berada di wilayah daratan Kalimantan (seperti Cantung atau Sampanahan), masyarakat mulai menyebutnya sebagai "Kota yang Baru".

Transformasi Menjadi Pusat Pemerintahan
Pengukuhan nama Kotabaru secara administratif semakin kuat saat Belanda menetapkan wilayah ini sebagai kedudukan Controleur (pejabat pengawas) untuk urusan pemerintahan di Pulau Laut. Seiring berjalannya waktu, sebutan "Kota yang Baru" disingkat menjadi Kotabaru.

Pembangunan infrastruktur yang dilakukan secara bertahap menjadikan wilayah ini magnet bagi pendatang dari berbagai suku, mulai dari Suku Banjar, Bugis, hingga Mandar. Hal ini mempertegas identitas Kotabaru sebagai kota pelabuhan yang modern pada masanya, berbeda dengan desa-desa tradisional di sekitarnya.

Kotabaru di Masa Modern
Setelah kemerdekaan Indonesia, melalui Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1956, Kotabaru resmi ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Kotabaru. Meskipun usianya sudah ratusan tahun jika ditarik dari awal pemukimannya, semangat "Baru" tetap melekat pada karakter daerah ini yang terus bersinergi dengan kemajuan zaman tanpa meninggalkan akar budayanya.

Kini, saat mendengar nama Kotabaru, orang tidak hanya teringat pada sejarahnya, tetapi juga pada lagu daerah ikonik "Paris Barantai" yang semakin melambungkan nama daerah ini di kancah nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU