Senin, 01 DESEMBER 2025 • 04:29 WIB

Mengenal Soto Banjar: Makanan Khas Suku Banjar yang Kaya Rempah dan Sejarah

Author

Lezatnya Soto Banjar (@debbieyuliandewi)

Di tengah keragaman kuliner Nusantara, Soto Banjar menempati posisi istimewa sebagai hidangan ikonik dari suku Banjar di Kalimantan Selatan. Hidangan berkuah hangat ini bukan sekadar santapan, melainkan representasi budaya dan sejarah yang kaya, tercermin dalam setiap suapan rempahnya yang kompleks.

Soto Banjar berbeda jauh dari soto-soto "kuning" yang lazim di Pulau Jawa. Ciri khas utamanya adalah kuahnya yang bening dan kaya aroma rempah hangat, bukan didominasi oleh kunyit, melainkan oleh rempah-rempah yang biasa digunakan dalam masakan Timur Tengah dan Melayu.

Komposisi Kuah Rahasia Soto Banjar
 Rahasia kelezatan Soto Banjar terletak pada perpaduan rempah-rempah 'hangat' yang dimasukkan ke dalam kaldu ayam kampung. Rempah-rempah seperti kayu manis, biji pala, kapulaga, dan cengkih direbus bersama kaldu. Rempah ini memberikan aroma yang khas, sedikit manis, dan sangat harum, membedakannya dari soto lain yang lebih fokus pada ketumbar dan kunyit.

Meskipun kuah aslinya bening, banyak variasi modern yang menambahkan sedikit telur (dikocok dan dimasak bersama kuah) atau susu kental manis di bagian akhir. Penambahan ini berfungsi untuk memberikan tekstur kuah yang sedikit kental atau creamy serta meningkatkan rasa gurih tanpa menghilangkan dominasi rempah utamanya.

Filosofi Pelengkap yang Unik

Soto Banjar memiliki aturan penyajian yang khas dan berbeda dari soto daerah lain. Hidangan ini tidak disajikan dengan nasi putih biasa, melainkan dengan ketupat atau lontong yang dipotong-potong.

Pelengkapnya pun wajib ada:

  • Suwiran Daging Ayam Kampung: Dagingnya direbus dan digoreng sebelum disuwir halus.
  • Perkedel Kentang: Perkedelnya besar dan gurih, menjadi elemen wajib.
  • Telur Bebek Rebus: Digunakan untuk memberikan rasa dan tekstur yang lebih fatty dibanding telur ayam.
  • Soun/Bihun: Sebagai tambahan karbohidrat.
  • Bawang Goreng dan Seledri: Sebagai penambah aroma akhir.

Yang paling unik, Soto Banjar seringkali ditemani oleh Sate Ayam yang disajikan terpisah, bukan sate jeroan seperti pendamping soto pada umumnya. Kehadiran Sate Ayam dan ketupat ini menunjukkan adanya pengaruh kuliner yang lebih luas, mencerminkan letak geografis Kalimantan sebagai jalur perdagangan rempah sejak dahulu.

Dengan komposisi rempah yang unik dan cara penyajian yang berbeda, Soto Banjar membuktikan dirinya sebagai pusaka kuliner yang kaya. Mencicipinya berarti menikmati kehangatan rempah yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas Suku Banjar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU