KALSEL– Kalimantan Selatan, dengan ibu kota Banjarmasin yang dijuluki Kota Seribu Sungai, tidak hanya kaya akan budaya tetapi juga kekayaan kuliner yang menggugah selera. Kuliner khasnya merupakan perpaduan unik antara cita rasa Melayu, Jawa, dan sentuhan lokal yang kuat. Berikut adalah sepuluh hidangan dan tempat legendaris yang menjadi ikon gastronomi di Bumi Banjar, dirangkum dari sumber-sumber terpercaya untuk memandu perjalanan kuliner Anda.
1. Soto Banjar Bang Amat: Meresapi Kaldu Gurih yang Melegenda
Sebagai hidangan wajib pertama yang harus dicoba, Soto Banjar memiliki tempat khusus di hati masyarakat. Soto dengan kuah bening berkaldu ayam kampung yang gurih ini disajikan dengan suwiran ayam, perkedel kentang, telur rebus, koya (serundeng), dan lontong. Untuk pengalaman terbaik, Soto Banjar Bang Amat di Jalan Banua Anyar No. 6, Benua Anyar, Banjarmasin, adalah destinasi yang sangat direkomendasikan. Rasanya yang autentik telah melewati ujian waktu.
2. Dodol Kandangan Ibu St. Khadijah: Manis yang Melekat di Hati
Dodol Kandangan bukan sekadar oleh-oleh biasa. Camilan kenyal berbahan dasar tepung ketan, gula aren, dan santan ini dimasak berjam-jam hingga menghasilkan tekstur lembut dan rasa manis yang pekat. Dodol Kandangan Ibu St. Khadijah di Jalan Ahmad Yani, Bakarung, menjadi pusat oleh-oleh terpercaya yang buka selama 24 jam. Sensasi manisnya adalah cerita tradisi yang bisa dibawa pulang.
3. RM Lontong Orari: Harmoni Rasa dalam Santan
Lontong sayur ala Banjar memiliki karakteristik kuah santan yang gurih dan kental, berbeda dengan daerah lain. Hidangan ini disantap dengan lauk pelengkap seperti ayam, ikan haruan (gabus), kacang goreng, dan telur. Rumah Makan Lontong Orari di Jalan Seberang Masjid, Banjarmasin, adalah salah satu tempat terbaik untuk menikmati sajian klasik ini dengan cita rasa yang konsisten.
4. Sate Tulang Rumah Makan Borneo: Keunikan dari Setiap Gigitan
Sate Tulang adalah bukti kreativitas kuliner Banjar yang memanfaatkan bagian tulang ayam (biasanya leher) yang masih memiliki daging yang melekat. Bagian ini dibumbui lalu dibakar, menghasilkan camilan yang gurih dan nikmat untuk dicemil. Meski semakin langka, Rumah Makan Borneo dikenal sebagai salah satu penyedia sate tulang yang masih bertahan.
Baca juga: Soto Banjar vs Ketupat Kandangan: Mana yang Lebih Cocok dengan "Jiwa Kuliner" Anda?
5. Nasi Itik Gambut Tenda Biru: Daging Itik yang Lunak dan Berbumbu
Hidangan ini menawarkan pengalaman menyantap daging itik yang dimasak dengan bumbu rempah-rempah hingga empuk dan meresap. Disajikan dengan nasi hangat, kuah kaldu, dan pelengkap seperti telur rebus, rasanya sangat memuaskan. Depot Itik Gambut Tenda Biru di Kilometer 14 Jalan Ahmad Yani, Banjarmasin, adalah tujuan populer bagi pencinta hidangan berkuah ini.
6. Mie Bancir Pak Ibur: Soto yang Bertemu Mie
Mie Bancir adalah hidangan mie yang kuahnya mirip dengan Soto Banjar, menunjukkan pengaruh yang saling melengkapi. Mie disajikan dalam kuah kaldu ayam gurih dengan suwiran ayam, irisan telur, dan taburan daun seledri. Kedai Mie Bancir Pak Ibur di Jalan Ahmad Yani Pemurus Luaran, Banjarmasin, memberikan sajian yang hangat dan mengenyangkan.
7. Ketupat Kandangan Hj. Ida: Santan Kental yang Memeluk Ketupat
Berbeda dengan ketupat sayur pada umumnya, Ketupat Kandangan disiram dengan kuah santan kental yang gurih, sering kali disertai lauk seperti ayam kampung atau ikan haruan asap. Ketupat Kandangan Hj. Ida di Jalan Kampung Melayu Darat, Banjarmasin, menyajikan hidangan ini dengan rasa yang otentik dan memuaskan.
8. Apam Batil di Pasar Terapung: Jajanan Tradisional di Atas Air
Apam Batil adalah kue tradisional berbahan dasar tepung terigu yang dimasak dalam wajan kecil dan disajikan dengan saus gula aren cair. Menikmatinya sambil menjelajahi budaya unik Pasar Terapung Lok Baintan akan menjadi pengalaman wisata kuliner yang tak terlupakan.
Baca juga: Manisnya Apam Banjar, Nikmatnya Budaya yang Terwariskan
9. Kalangkala: Sayuran Eksotis Khas Borneo
Kalangkala adalah buah berwarna merah muda yang diolah menjadi sayur berkuah. Rasanya yang sedikit masam dan segar memberikan pengalaman kuliner yang truly lokal. Meski tidak semua rumah makan menyajikannya, restoran seperti Sambal Acan Raja Banjar di Jalan RE Martadinata kadang menawarkan hidangan langka ini.
10. Es Jagung di Pasar Papan: Penyegar di Tengah Teriknya Kota
Menutup perjalanan kuliner, Es Jagung adalah minuman penyegar khas Banjarmasin. Jagung rebus yang manis disatukan dengan es serut, susu, dan sirup menciptakan minuman yang sederhana namun sangat nikmat. Temukan kesegarannya di Pasar Papan atau berbagai kedai di pinggir jalan.
Selamat menjelajahi kekayaan rasa Kalimantan Selatan. Setiap suapan bukan hanya tentang kelezatan, tetapi juga cerita dan warisan budaya yang telah turun-temurun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Traveloka, Tripadvisor, Shezahome, Travellerien