3 Atlet E-Sports Kalsel yang Sukses Torehkan Prestasi di Kancah Nasional dan Internasional
KALSEL – Kalimantan Selatan (Kalsel) terus melahirkan atlet eSports berkelas dunia. Dari Banjarmasin hingga Banjarbaru, nama-nama seperti Rommy Hadiwijaya, Abdullah Kamal Hasibuan, dan Rama Syahreal telah membuktikan bahwa talenta lokal bisa bersaing di level tertinggi. Berikut kisah inspiratif mereka, lengkap dengan prestasi yang mengharumkan nama Kalsel dan Indonesia.
1. Rommy Hadiwijaya: Juara Dunia eFootball dari Banjarmasin
Asal: Banjarmasin
Cabang: eFootball (Console)
Rommy Hadiwijaya adalah bukti nyata bahwa kegagalan di satu bidang bisa membuka jalan sukses di bidang lain. Awalnya bercita-cita menjadi pemain sepak bola profesional, Rommy beralih ke eSports setelah gagal masuk skuad Barito Putera. Keputusan itu justru membawanya ke puncak karir.
Prestasi Gemilang:
- Medali Emas PON XXI 2024 (Aceh-Sumut) bersama Tim eSports Kalsel.
- Juara eFootball Championship 2025 mewakili Manchester United, mengalahkan atlet Brasil, Guifera, dengan skor telak 3-0 di final.
Akan mewakili MU di World Final eFootball Championship 2025 di Tokyo, Juli mendatang.
Dukungan dari Federasi eSports Indonesia (PB ESI) dan komunitas lokal menjadi kunci kesuksesannya. Rommy juga menjadi inspirasi bagi gamer muda di Kalsel untuk terus berani bermimpi besar.
2. Abdullah Kamal Hasibuan: Runner-Up Dunia Free Fire dari Banjarbaru
Asal: Banjarbaru
Cabang: Free Fire
Abdullah Kamal, atau yang akrab disapa Kamal, membuktikan bahwa atlet eSports Kalsel mampu bersaing di ajang bergengsi dunia. Bersama tim RRQ, ia tampil impresif di Esports World Cup 2025 di Riyadh, Arab Saudi.
Prestasi Membanggakan:
- Runner-Up Esports World Cup 2025, hanya terpaut 47 poin dari juara, EVOS.
- Terpilih memperkuat Timnas eSports Indonesia untuk SEA Games 2025 di Thailand.
Sekretaris Umum ESI Kalsel, Handoko Tri Hatmojo, menyebut prestasi Kamal sebagai bukti bahwa atlet daerah bisa bersinar di kancah global.
3. Rama Syahreal: Pemain Muda PUBG Mobile yang Menjanjikan
Asal: Banjarmasin
Cabang: PUBG Mobile
Di usia baru 19 tahun, Rama Syahreal sudah dipercaya sebagai pemain inti tim RRQ Ryu di kompetisi PUBG Mobile Super League (PMSL) SEA Spring 2025.
Pencapaian Terkini:
- Membawa RRQ Ryu finis di peringkat 7 dari 24 tim di PMSL SEA Spring 2025.
- Dikembangkan sebagai bagian dari regenerasi atlet eSports Kalsel oleh Pengprov ESI Kalsel.
Brigjen Pol Nurullah, Ketua Umum ESI Kalsel, berharap Rama bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menekuni eSports secara profesional.
Ketiga atlet ini—Rommy, Kamal, dan Rama—adalah bukti bahwa Kalsel memiliki ekosistem eSports yang kuat. Dukungan dari ESI Kalsel, turnamen lokal, dan semangat komunitas menjadi pondasi kesuksesan mereka.
Pentingnya hal ini terletak pada beberapa aspek utama. Pertama, keberhasilan atlet eSports asal Kalimantan Selatan turut memperkuat reputasi daerah tersebut sebagai penghasil atlet eSports berkelas dunia. Kedua, pencapaian mereka menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk berani mengejar karir di dunia eSports yang kini semakin berkembang. Ketiga, adanya dukungan penuh dari federasi dalam pembinaan dan pengembangan atlet menjadi landasan penting bagi pertumbuhan ekosistem eSports yang sehat dan berkelanjutan di Kalsel.
Dengan semakin banyaknya turnamen dan program pembinaan, Kalsel berpotensi melahirkan lebih banyak juara di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Superlive.id, Sportskeeda.com, Banjarmasin Post