Minggu, 13 JULI 2025 • 22:35 WIB

Es Campur Khas Kalsel: Pelepas Dahaga Saat Cuaca Panas

Author

es campur menggoda selera (Dok. Ilustrasi AI)

Kalimantan Selatan – Di tengah teriknya cuaca panas khas Kalimantan Selatan (Kalsel), segelas Es Campur menjadi oase penyegar dahaga yang tak tergantikan. Minuman tradisional ini bukan sekadar sajian dingin biasa, melainkan warisan kuliner yang telah mengakar dalam budaya masyarakat Banjar.

Dengan perpaduan buah-buahan segar, santan, sirup, dan es serut, Es Campur Kalsel menawarkan cita rasa unik yang sulit ditemukan di daerah lain.  

Akulturasi Budaya dalam Secangkir Es Campur

Es Campur diyakini terinspirasi dari minuman Tiongkok kuno, Baobing, yang terdiri dari es serut, susu, dan sirup. Namun, masyarakat Kalsel mengadaptasinya dengan bahan lokal seperti nangka, durian, kelapa muda, dan biji selasih, menciptakan identitas rasa yang khas. Seiring waktu, minuman ini berevolusi dari jajanan pinggir jalan menjadi hidangan yang bahkan disajikan di restoran mewah.  

Baca juga: Kreasi Olahan Mandai: Dari Goreng Crispy Hingga Tumis Pedas.

Di Kalsel, Es Campur bukan hanya pelepas dahaga, tapi juga bagian dari tradisi. Saat bulan Ramadan, minuman ini sering menjadi pilihan takjil buka puasa karena kesegarannya mampu mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.    

Keunikan Es Campur Kalsel terletak pada bahan-bahannya yang beragam dan kaya rasa. Beberapa varian bahkan menggunakan bubur sumsum hijau dari tepung beras dan cendol merah sebagai bahan dasar, seperti yang ditemukan dalam Es Campur Sum-Sum Khas Banjar di Tembilahan. Minuman ini disajikan dengan gula merah dan susu, memberikan sensasi manis-gurih yang khas.  

Selain itu, Es Nangka Selasih Banjar menonjolkan perpaduan nangka matang dengan biji selasih, sementara Es Nyiur Mama Icha di Banjarmasin mengolah kelapa muda dengan gula aren dan jahe, menambah daftar inovasi lokal yang memperkaya cita rasa.

Baca juga: Rahasia Kenikmatan Amparan Tatak: Kudapan Manis Khas Banjar

 

Tempat Legendaris untuk Menikmati Es Campur di Kalsel  

Bagi yang ingin mencoba Es Campur autentik, beberapa tempat legendaris di Kalsel layak dikunjungi:  

  1. Es Campur Legend Pasar Martapura – Beroperasi sejak era 1980-an, tempat ini terkenal dengan isian melimpah dan harga terjangkau (Rp7.000–Rp10.000 per porsi). Varian durian dan nangka menjadi favorit pelanggan.
  2. Es Nyiur Mama Icha – Spesialis kelapa muda dengan racikan jahe dan gula aren, bahkan pernah dikunjungi mantan Gubernur Kalsel (Kumparan, 2024).  
  3. Es Campur Sum-Sum Khas Banjar – Dijual keliling di Tembilahan, minuman ini menggoda dengan bubur sumsum hijau dan cendol merahnya yang unik.   

Es Campur tak hanya menyegarkan, tapi juga menawarkan manfaat kesehatan. Buah-buahan seperti alpukat dan nangka kaya akan vitamin C, serat, dan antioksidan, sementara air kelapa muda membantu mengembalikan elektrolit tubuh. Santan dan susu kental manis memberikan energi instan, cocok untuk pemulihan setelah beraktivitas di cuaca panas.  

Es Campur Kalsel adalah bukti nyata kekayaan kuliner Nusantara yang terus bertahan di tengah gempuran makanan modern. Dengan mempertahankan resep turun-temurun dan inovasi lokal, minuman ini tetap menjadi kebanggaan masyarakat Banjar. "Kalau ke Kalsel belum mencoba Es Campur, berarti belum lengkap," ujar Acil Hariyani Novida, penjual legendaris Es Campur di Martapura.  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Scribd.com, Medialokal, Kumparan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU