Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 30 JUNI 2026 • 21:02 WIB

Menjelajahi Pulau Kembang: Cagar Alam Eksotis Habitat Bekantan di Kalimantan Selatan

Menjelajahi Pulau Kembang: Cagar Alam Eksotis Habitat Bekantan di Kalimantan SelatanMenjelajahi Pulau Kembang: Cagar Alam Eksotis Habitat Bekantan di Kalimantan Selatan (https://smart.kalselprov.go.id/)

Kalimantan Selatan menyimpan sejuta pesona alam yang tidak pernah habis untuk dijelajahi. Salah satu destinasi wisata alam sekaligus pusat konservasi yang paling menarik perhatian adalah Pulau Kembang. Terletak megah di tengah-tengah aliran Sungai Barito yang legendaris, pulau ini menawarkan pengalaman berpetualang di dalam ekosistem hutan mangrove yang masih sangat alami.

Secara geografis, Pulau Kembang merupakan sebuah delta alami yang terbentuk dari sedimentasi sungai selama berabad-abad. Memiliki luas wilayah mencapai 82 hektare, pulau ini secara administratif masuk ke dalam wilayah Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Karena keunikan ekosistem dan kekayaan hayati yang ada di dalamnya, kawasan ini telah ditetapkan sebagai cagar alam yang dilindungi oleh pemerintah.

Rumah Bagi Kera Ekor Panjang dan Bekantan Endemik
Daya tarik utama dari Cagar Alam Pulau Kembang terletak pada penghuninya. Begitu Anda menginjakkan kaki di dermaga kayu pulau ini, Anda akan langsung disambut oleh kawanan kera ekor panjang (Macaca fascicularis). Jumlah mereka mencapai ratusan dan hidup berdampingan secara bebas di dalam hutan. Kera-kera di sini sudah sangat terbiasa dengan kehadiran manusia, sehingga pengunjung bisa berinteraksi secara dekat, seperti memberi mereka makan buah-buahan atau kacang-kacangan yang dijual oleh warga lokal di sekitar dermaga.

Namun, primadona sesungguhnya dari Pulau Kembang adalah Bekantan (Nasalis larvatus). Satwa endemik Pulau Kalimantan yang terkenal dengan hidung panjang dan rambut berwarna cokelat kemerahan ini menjadikan Pulau Kembang sebagai salah satu habitat perlindungan utama mereka. Berbeda dengan kera ekor panjang yang cenderung berani mendekati wisatawan, bekantan memiliki sifat yang lebih pemalu dan lebih sering terlihat bertengger di pucuk-pucuk pohon bakau yang tinggi. Menyaksikan kawanan bekantan melompat dari satu dahan ke dahan lain di habitat aslinya memberikan sensasi tersendiri bagi para pencinta dinamika satwa liar.

Vegetasi Hutan Delta yang Asri
Sebagai sebuah delta di tengah sungai besar, Pulau Kembang didominasi oleh vegetasi hutan rawa sejenis mangrove dan pepohonan khas lahan basah. Pohon-pohon seperti bakau, rambai, dan nipah tumbuh subur di sepanjang tepian dan bagian dalam pulau. Tanaman rambai sendiri merupakan sumber makanan utama bagi para bekantan, sehingga kelestarian hutan di pulau ini sangat krusial bagi kelangsungan hidup mereka.

Udara yang sejuk, suara gemercik air Sungai Barito, serta riuh rendah suara satwa liar menciptakan atmosfer ketenangan yang kontras dengan hiruk-pikuk perkotaan. Bagi para fotografer alam dan peneliti, struktur vegetasi dan keanekaragaman hayati di pulau ini menyediakan objek penelitian yang sangat kaya dan tak terbatas.

Akses Menuju Pulau Kembang
Meskipun berada di Kabupaten Barito Kuala, akses paling populer untuk menuju ke Pulau Kembang biasanya diakses melalui Kota Banjarmasin, yang letaknya memang bersebelahan. Pengunjung dapat menyewa perahu motor tradisional khas Kalimantan yang disebut klotok dari beberapa dermaga di Banjarmasin, seperti Dermaga Siring Sungai Martapura.

Perjalanan menyusuri Sungai Barito dengan klotok memakan waktu sekitar 15 hingga 20 menit. Sepanjang perjalanan di atas air, Anda akan disuguhi pemandangan aktivitas sungai masyarakat Banjar yang eksotis, termasuk hilir mudik tongkang batu bara dan kapal-kapal tradisional. Wisata ke Pulau Kembang bukan sekadar liburan biasa, melainkan sebuah perjalanan edukasi berharga untuk lebih mencintai dan menjaga kelestarian alam serta satwa liar Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Https://smart.kalselprov.go.id/

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Menjelajahi Pulau Kembang: Cagar Alam Eksotis Habitat Bekantan di Kalimantan Selatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!