Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 29 JANUARI 2026 • 19:12 WIB

Asal-usul Nama Hulu Sungai Tengah: Sejarah dan Makna di Balik "Bumi Murakata"

Asal-usul Nama Hulu Sungai Tengah: Sejarah dan Makna di Balik Bumi MurakataIkon Barabai, Hulu Sungai Tengah (Rein Sugie)

Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), dengan ibu kotanya Barabai, merupakan salah satu wilayah yang memiliki nilai historis mendalam di Provinsi Kalimantan Selatan. Dikenal dengan julukan Bumi Murakata, wilayah ini menyimpan cerita unik di balik penamaannya yang secara geografis sangat deskriptif. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa daerah ini disebut "Hulu Sungai Tengah"?

Secara etimologi, nama Hulu Sungai Tengah merujuk pada letak geografis wilayah ini yang berada di daerah aliran sungai (DAS) bagian hulu di Kalimantan Selatan. Pada masa kolonial Belanda, wilayah ini merupakan bagian dari Afdeeling Hulu Sungai.

Penyebutan "Hulu Sungai" sendiri didasari oleh fakta bahwa wilayah-wilayah di kawasan ini (termasuk HSS dan HSU) berada di dataran yang lebih tinggi dibandingkan Banjarmasin (hilir). Kata "Tengah" kemudian disematkan untuk membedakan posisinya yang berada di antara Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Sebelum resmi menjadi kabupaten yang berdiri sendiri pada tanggal 24 Desember 1959, wilayah ini merupakan pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan di pedalaman Kalimantan. Barabai, sebagai pusat pemerintahan, dikenal sebagai daerah yang subur karena dialiri oleh Sungai Barabai yang merupakan anak sungai dari Sungai Negara.

Keberadaan sungai-sungai ini sangat krusial. Dalam budaya masyarakat Banjar, sungai adalah urat nadi kehidupan. Oleh karena itu, identitas "Hulu Sungai" menjadi kebanggaan tersendiri yang menunjukkan bahwa masyarakatnya hidup di dekat sumber mata air yang jernih dan jauh dari intrusi air laut.

Julukan Murakata
Selain nama resminya, Hulu Sungai Tengah sangat identik dengan slogan "Murakata". Ini merupakan akronim dari Mufakat, Rakat, dan Karakat. Meskipun bukan asal-usul nama secara harfiah, "Murakata" telah menjadi identitas yang melekat erat. Kata ini mencerminkan semangat gotong royong dan persatuan masyarakat setempat dalam membangun daerahnya.

Asal-usul nama Hulu Sungai Tengah adalah perpaduan antara identitas geografis sungai-sungai besar di Kalimantan dan pembagian administratif pasca-kemerdekaan. Nama ini bukan sekadar penunjuk arah di peta, melainkan simbol keberlimpahan air dan kesuburan tanah yang telah menghidupi masyarakatnya selama berabad-abad. Hingga kini, HST tetap menjadi benteng hijau Kalimantan Selatan yang menjaga kelestarian Pegunungan Meratus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Asal-usul Nama Hulu Sungai Tengah: Sejarah dan Makna di Balik "Bumi Murakata"

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!