Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 18 DESEMBER 2025 • 04:13 WIB

Dampak Ekonomi Haul Sekumpul ke-21 bagi UMKM di Martapura dan Banjarbaru

Dampak Ekonomi Haul Sekumpul ke-21 bagi UMKM di Martapura dan BanjarbaruDampak Ekonomi Haul Sekumpul ke-21 bagi UMKM di Martapura dan Banjarbaru (info_martapura)

Perhelatan Haul Abah Guru Sekumpul ke-21 tidak hanya menjadi magnet spiritual bagi jutaan jemaah, tetapi juga menjadi penggerak utama roda ekonomi di Kalimantan Selatan. Menjelang puncak acara, geliat ekonomi terlihat jelas melalui lonjakan omzet para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Martapura dan Banjarbaru.

Lonjakan Permintaan Produk Lokal
Sektor kuliner dan oleh-oleh menjadi yang paling merasakan dampak positif. Warung-warung makan, pedagang kaki lima, hingga produsen camilan khas Banjar mengalami kenaikan permintaan hingga berkali-kali lipat. Produk seperti amplang, wadai (kue) khas Banjar, hingga kerajinan manik-manik menjadi buruan jemaah yang datang dari luar daerah sebagai buah tangan.

Selain kuliner, sektor perlengkapan ibadah juga meningkat drastis. Penjualan busana muslim, kopiah, minyak wangi, hingga foto bingkai Abah Guru Sekumpul mencatatkan angka penjualan tertinggi sepanjang tahun.

Sektor Penginapan dan Transportasi Lokal
Hotel dan penginapan di Banjarbaru serta Martapura biasanya sudah dipesan penuh (full booked) berbulan-bulan sebelum acara. Hal ini juga memberi ruang bagi warga lokal untuk menyewakan rumah pribadi mereka sebagai homestay dadakan.

Sektor transportasi, mulai dari ojek pangkalan, ojek online, hingga penyewaan mobil, menjadi layanan yang paling dicari untuk memobilisasi jemaah dari bandara atau terminal menuju titik pusat kegiatan di Sekumpul.

"Momentum Haul ke-21 ini adalah 'Lebarannya' para pedagang. Perputaran uang di pasar Martapura meningkat tajam seiring kedatangan tamu dari berbagai penjuru dunia," ungkap salah satu pedagang di Pasar Bauntung.
Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Keberkahan
Bagi masyarakat Banjar, keuntungan materi bukanlah satu-satunya tujuan. Banyak pelaku UMKM yang justru memberikan diskon khusus atau bahkan membagikan sebagian dagangannya secara gratis sebagai bentuk syukur dan pelayanan kepada tamu sang Guru.

Dampak ekonomi Haul Sekumpul ke-21 membuktikan bahwa kegiatan religius mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, memperkuat daya beli masyarakat, dan memperkenalkan produk unggulan Martapura ke kancah nasional maupun internasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dampak Ekonomi Haul Sekumpul ke-21 bagi UMKM di Martapura dan Banjarbaru

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!