Kue tradisional khas Banjar, Gagatas (Youtube/MKMA)
KALSEL - Gagatas merupakan salah satu kue tradisional Kalimantan Selatan yang juga termasuk ke dalam "41 Kue Tradisional Bankar," dengan paduan rasa manis dan gurih, serta tkekstur yang kenyal di dalam dan renyah di luar. Menjadi simbol kebersamaan dalam budaya Banjar membuat kue ini sering terlihat dalam acara - acara.
Ciri Khas dan Bahan Pembuat Gagatas
Bentuknya yang bulat lonjong menyerupai layang layang menjadi ciri khas yang mudah dikenali, meski ada juga yang dibentuk seperti lonjong. Melalui proses penggorengan dan balutan gula merah, menghasilkan warnanya cokelat keemasan dengan rasa yang begitu istimewa dari bahan-bahannya cukup sederhana:
Kesederhanaan bahan ini justru menjadi keunggulan gagatas, karena mudah dibuat namun tetap mempertahankan cita rasa otentik.
Baca juga: Dadar Gulung Khas Banjar Si Kue Tradisional yang Kaya Cita Rasa dan Makna
Bagi masyarakat Banjar, gagatas bukan sekadar camilan. Bentuknya yang lonjong dan sering disajikan bergerombol melambangkan kebersamaan dan kekompakan. Kue ini sering dihidangkan dalam acara adat sebagai simbol persatuan keluarga atau komunitas. Bahkan, proses pembuatannya yang melibatkan gotong royong—seperti menguleni adonan atau menggoreng—mempererat ikatan sosial.
Cara Membuat Gagatas
Meskipun terlihat mudah, membuat Gagatas membutuhkan ketelatenan agar hasilnya sempurna. Berikut langkah-langkahnya:
1. Membuat Adonan
Campur tepung ketan, kelapa parut, dan garam. Uleni dengan air hangat sedikit demi sedikit hingga adonan kalis dan mudah dibentuk.
2. Membentuk Kue
Ambil sedikit adonan, bentuk bulat lonjong seukuran jempol. Lakukan hingga adonan habis.
3. Menggoreng
Panaskan minyak dengan api sedang. Goreng adonan hingga matang dan berwarna kuning keemasan. Angkat, tiriskan.
4. Membuat Lapisan Gula
Lelehkan gula merah dengan sedikit air di wajan. Aduk hingga mengental seperti karamel.
5. Melapisi Kue
Masukkan Gagatas yang sudah digoreng ke dalam larutan gula. Aduk cepat hingga seluruh permukaan tertutup rata. Angkat dan dinginkan.
Setelah dingin, lapisan gula akan mengeras, memberikan sensasi renyah di luar, kenyal di dalam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dinas Kebudayaan Dan Pariwksata Kalimantan Selatan, Tim Penulis Kuliner Nusantara, Sastrawan, M. (2022)