Lampu yang di atas telapak tangan dengan latar belakang simpel (Freepik)
Musim panas di Kalimantan Selatan (Kalsel) seringkali membawa cuaca terik yang membuat masyarakat bergantung pada perangkat pendingin seperti AC dan kipas angin. Namun, penggunaan alat-alat ini secara intensif bisa membuat tagihan listrik melonjak. Berikut adalah trik hemat listrik yang praktis dan efektif untuk menghadapi musim panas tanpa khawatir tagihan membengkak, berdasarkan panduan resmi dan tips terpercaya.
1. Optimalkan Penggunaan AC dengan Bijak
AC menjadi penyumbang terbesar konsumsi listrik rumah tangga saat musim panas. Untuk menghemat energi:
Alternatifnya, gunakan kipas angin yang lebih hemat energi atau kombinasikan dengan AC untuk sirkulasi udara lebih baik.
2. Manfaatkan Cahaya Alami dan Lampu LED
Pencahayaan menyumbang 10–15% tagihan listrik. Berikut cara menguranginya:
Cahaya alami juga baik untuk kesehatan, seperti meningkatkan vitamin D dan mood.
3. Kurangi "Vampir Energi" dan Perbaiki Ventilasi Rumah
Banyak perangkat elektronik tetap mengonsumsi listrik meski dalam mode standby. Contohnya TV, charger, atau microwave. Tipsnya:
Menanam tanaman hijau di sekitar rumah juga membantu menyerap panas dan menyejukkan lingkungan secara alami.
Dampak Lebih Luas dari hemat listrik untuk lingkungan dan stabilitas energi yaitu selain menghemat biaya, mengurangi konsumsi listrik juga:
Dengan trik sederhana seperti mengatur AC, memanfaatkan cahaya alami, dan mencabut perangkat tidak terpakai, rumah tetap sejuk tanpa tagihan meledak. Mulailah langkah kecil ini sekarang untuk kenyamanan dan keberlanjutan energi di Kalsel!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kementerian ESDM, Viva.co.id, Bank Mega Syariah