Aksi Nyata HANI 2026: Ketika Residen Rehabilitasi Narkoba dan Masyarakat Kalsel Bersatu Sapu Bersih Sampah
Bukan Sekadar Jalan Santai, Begini Cara Unik YPR Kobra Kalsel Kampanyekan Hidup Sehat di HANI 2026
Peringatan Hari Anti-Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 di Kalimantan Selatan tampil dengan wajah baru yang inspiratif. Yayasan Pemulihan Rehabilitasi Korban Narkoba (YPR Kobra) Kalimantan Selatan berhasil mengawinkan semangat hidup sehat bebas dari ketergantungan zat adiktif dengan kepedulian lingkungan melalui sebuah aksi kolaboratif di Banjarbaru pada Sabtu (27/6/2026).
Alih-alih hanya melakukan seremonial biasa, organisasi Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) ini menggelar jalan santai yang dipadukan dengan aksi pungut sampah nonorganik. Langkah kreatif ini menjadi bukti nyata bahwa proses pemulihan para korban narkoba (residen) dapat berjalan beriringan dengan kontribusi positif bagi masyarakat luas.
Kolaborasi Lintas Sektor demi Kalsel Bersinar
Kegiatan yang berpusat di Banjarbaru ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Program YPR Kobra Kalsel, M. Kamal, yang hadir mewakili Ketua Yayasan. Simbolis pelepasan peserta ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kepala Sentra Budi Luhur, Ratna Dewi Sartika. Kehadiran berbagai tokoh penting ini menegaskan bahwa penanganan isu narkotika memerlukan sinergi yang kuat dari berbagai lini.
Melalui rute jalan sehat yang telah ditentukan, ratusan peserta yang terdiri dari masyarakat umum, petugas, serta para residen rehabilitasi tampak antusias membawa kantong sampah. Sepanjang jalan, mereka memilah dan mengumpulkan sampah plastik serta materi nonorganik lainnya. Alhasil, aksi bersih-bersih lingkungan ini berhasil mengumpulkan total ratusan kilogram sampah yang langsung dialokasikan ke tempat pembuangan yang tepat.
Mengikis Stigma Melalui Produktivitas Residen
M. Kamal menegaskan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah mematahkan stigma negatif yang selama ini melekat pada korban penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, kepedulian terhadap masa depan bangsa dan kebersihan lingkungan bukan hanya dominasi masyarakat umum, melainkan juga bagian dari proses pemulihan para residen.
Lebih lanjut, Kamal membocorkan rencana jangka panjang yayasan. Ke depan, seluruh rangkaian kepanitiaan acara serupa akan sepenuhnya difasilitasi dan digerakkan oleh para residen. Pola ini sengaja diterapkan sebagai bagian dari intervensi penguatan karakter, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta mengembalikan produktivitas mereka sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Komitmen Dinsos Kalsel dan Penguatan Program P4GN
Langkah progresif YPR Kobra Kalsel ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, M. Farhanie, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Selamat Riadi, menyatakan dukungan penuhnya terhadap model kampanye kreatif seperti ini.
Selamat Riadi mengungkapkan bahwa momentum HANI 2026 harus menjadi alarm bagi semua pihak bahwa perang melawan narkotika tidak bisa dilakukan secara parsial. Dinas Sosial sendiri terus memperkuat Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui berbagai tindakan konkret.
Beberapa program yang terus digenjot antara lain penyuluhan sosial kepada keluarga rentan, pendampingan intensif bagi korban, serta perluasan jejaring kerja sama. Dinsos Kalsel secara aktif berkolaborasi dengan BNN Provinsi Kalsel, lembaga kesejahteraan sosial, hingga instansi vertikal Kementerian Sosial seperti BBPPKS Banjarmasin dan Sentra Budi Luhur.
Melalui pendekatan yang humanis dan ekologis ini, Kalimantan Selatan optimis dapat mencetak generasi muda yang sehat, produktif, dan memiliki daya saing tinggi tanpa bayang-bayang narkotika.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Kalsel