Festival Gerbang Nusantara 2025 (prokom_banjarmasin)
Festival Gerbang Nusantara (FGN) 2025 kembali hadir sebagai manifestasi nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam memajukan dan mempromosikan keanekaragaman budaya Banua di kancah nasional. Acara yang dibuka secara resmi pada Jumat, 28 November 2025, di kawasan Sarinah, Jakarta, ini menjadi panggung strategis untuk menunjukkan kekayaan tradisi, seni, dan produk UMKM khas Kalimantan Selatan kepada khalayak yang lebih luas.
Mengangkat tema penguatan identitas daerah, Festival Gerbang Nusantara 2025 membuktikan bahwa budaya lokal memiliki tempat yang signifikan di tengah modernisasi perkotaan, menjadikannya aset berharga yang harus terus dilestarikan dan dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Kalsel, H. Muhidin, bersama Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, memimpin langsung pembukaan acara, menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menggaungkan budaya Banua. Alunan musik tradisional khas daerah mengiringi prosesi pembukaan, menciptakan suasana meriah yang kental dengan nuansa Kalimantan di jantung metropolitan Jakarta.
Pelaksanaan FGN 2025 di Jakarta bukan tanpa alasan. Wali Kota Banjarmasin, Yamin, menekankan bahwa ibu kota adalah panggung nasional, tempat yang ideal agar budaya Kalimantan Selatan dapat dilihat oleh lebih banyak orang. Inisiatif ini diapresiasi oleh Wakil Menteri Kebudayaan RI, yang melihat festival ini mampu memperkuat identitas daerah sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah pusat dan pelaku industri kreatif lainnya.
Festival Gerbang Nusantara 2025 dirancang secara komprehensif, menggabungkan unsur seni pertunjukan, pameran, dan promosi ekonomi kreatif. Pengunjung dapat menikmati beragam kegiatan menarik yang menjadi daya tarik utama:
Pagelaran Seni dan Tari: Acara dimeriahkan dengan penampilan tim Paskibraka, Tari Dayak Mandau Talawang, dan Madihin, sebuah seni bertutur khas Banjar yang penuh humor dan kearifan lokal.
Peragaan Busana Wastra Kalsel: Menampilkan keindahan kain-kain khas Kalimantan Selatan melalui fashion show yang memukau, memadukan tradisi dengan sentuhan kontemporer.
Pameran UMKM dan Kuliner: Stan-stan pameran menjadi pusat promosi produk UMKM daerah, dari kerajinan tangan hingga kuliner khas Banjar. Ini adalah upaya nyata untuk memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Silaturahmi Budaya: Festival ini juga menjadi ajang pertemuan dan kolaborasi bagi para seniman, budayawan, dan perwakilan kesultanan di Nusantara, memperkuat jejaring budaya bangsa.
Festival Gerbang Nusantara lebih dari sekadar perayaan tahunan; ini adalah investasi jangka panjang dalam pelestarian dan pengembangan budaya. Promosi yang dilakukan di ibu kota diharapkan memiliki dampak strategis, membuka peluang kerja sama di sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga pembangunan daerah secara keseluruhan.
Visi ke depan adalah menjadikan FGN sebagai pemantik kebanggaan masyarakat Kalsel, baik yang berdomisili di daerah maupun di perantauan, terhadap identitasnya. Budaya ditempatkan sebagai pilar penting yang harus dihormati dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan suksesnya penyelenggaraan Festival Gerbang Nusantara 2025 di Jakarta, Pemerintah Provinsi Kalsel menunjukkan kepada Indonesia bahwa kekayaan budaya Banua siap bersaing dan bersinergi di tingkat nasional, menjaga warisan leluhur tetap hidup dan relevan di era modern.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber