Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 29 JANUARI 2026 • 16:35 WIB

Panduan Lengkap Ziarah di Kalimantan Selatan: Lokasi, Makna, dan Adab

Panduan Lengkap Ziarah di Kalimantan Selatan: Lokasi, Makna, dan AdabSekumpul Martapura (Pinterest/م)Kalimantan Selatan dikenal sebagai daerah yang sangat religius, hingga sering dijuluki sebagai "Serambi Mekkah" versi lokal. Salah satu fenomena budaya dan spiritual yang paling menonjol di sini adalah tradisi ziarah ke makam-makam para ulama besar atau wali Allah (Aulia). Bagi masyarakat Banjar, ziarah bukan sekadar mengunjungi kuburan, melainkan sebuah perjalanan batin untuk mengambil berkah dan mengingat jasa para penyebar agama Islam.

Makna di Balik Tradisi Ziarah
Ziarah di Kalimantan Selatan memiliki makna spiritual yang sangat kuat. Masyarakat percaya bahwa dengan mengunjungi makam para wali, mereka dapat memperkuat ikatan batin dengan sang pencipta melalui perantara doa para kekasih Allah (Tawasul). Selain itu, ziarah berfungsi sebagai pengingat akan kematian (Dzikrul Maut) dan sarana untuk meneladani kegigihan para ulama dalam berdakwah dan menjaga moralitas masyarakat.

Lokasi Ziarah Paling Populer di Kalsel
Ada puluhan titik ziarah yang tersebar di Kalimantan Selatan, namun beberapa lokasi berikut menjadi destinasi utama bagi peziarah lokal maupun luar daerah:

  • Makam Guru Sekumpul (Martapura): Merupakan makam KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani. Tempat ini tidak pernah sepi dari pelawat yang ingin merasakan kesejukan spiritual dari sosok ulama kharismatik ini.
  • Makam Datu Kalampayan (Astambul): Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari adalah pengarang kitab Sabilal Muhtadin yang tersohor hingga Asia Tenggara. Makam beliau menjadi simbol ilmu pengetahuan agama di Kalsel.
  • Makam Sultan Suriansyah (Banjarmasin): Terletak di tepian sungai, ini adalah makam Raja Banjar pertama yang memeluk Islam, menjadi simbol sejarah masuknya Islam di tanah Borneo.

Adab Saat Berada di Tempat Ziarah
Untuk menjaga kekhidmatan dan menghormati kesucian lokasi, pengunjung wajib memperhatikan adab-adab berikut:

  • Berpakaian Sopan: Gunakan pakaian yang menutup aurat dengan sempurna. Bagi pria disarankan menggunakan sarung atau celana panjang dan peci, sementara wanita menggunakan hijab yang longgar.
  • Menjaga Lisan: Hindari berbicara keras, tertawa terbahak-bahak, atau membicarakan hal-hal duniawi yang tidak perlu.
  • Kebersihan: Jangan meninggalkan sampah di area makam. Kebersihan adalah bagian dari iman dan bentuk penghormatan terhadap lingkungan makam.
  • Tertib dalam Berdoa: Saat membaca doa atau surah Yasin, lakukan dengan khusyuk dan tidak menghalangi jalan peziarah lain yang ingin melintas.

Ziarah di Kalimantan Selatan adalah pengalaman yang menenangkan jiwa sekaligus mengedukasi tentang sejarah Islam di Nusantara. Dengan menjaga niat dan adab, perjalanan Anda akan menjadi lebih bermakna.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Panduan Lengkap Ziarah di Kalimantan Selatan: Lokasi, Makna, dan Adab

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!