Kampung Sasirangan Banjarmasin (archisketch77)
Bagi Anda yang berkunjung ke Banjarmasin, perjalanan tidak akan lengkap tanpa menapakkan kaki di Kampung Sasirangan. Destinasi ini bukan sekadar pusat belanja oleh-oleh, melainkan museum hidup di mana Anda bisa menyaksikan langsung dedikasi para perajin dalam menjaga warisan budaya Kalimantan Selatan melalui sehelai kain Sasirangan.
Mengenal Filosofi di Balik Motif Sasirangan
Nama "Sasirangan" berasal dari kata sirang yang berarti menjelujur. Berbeda dengan batik yang menggunakan malam (lilin), kain Sasirangan dibuat dengan teknik rintang warna menggunakan jahitan jelujur. Dahulu, kain ini dikenal sebagai kain Pamintaan yang digunakan untuk pengobatan tradisional. Kini, Sasirangan telah bertransformasi menjadi tren fesyen modern tanpa meninggalkan akar budayanya.
Aktivitas Seru di Kampung Sasirangan
Terletak di sepanjang Jalan Seberang Mesjid, kawasan ini menawarkan pengalaman wisata edukasi yang unik:
Tips Berkunjung ke Kampung Sasirangan
Jika ingin melihat proses produksi yang paling sibuk, datanglah pada pagi hingga siang hari. Jangan ragu untuk berinteraksi dengan para perajin; mereka dengan senang hati menceritakan makna di balik setiap motif yang mereka buat.
Kampung Sasirangan adalah destinasi wajib bagi siapa pun yang ingin membawa pulang "jiwa" Kalimantan Selatan dalam bentuk karya seni kain yang indah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber