Resmi Layak Jadi Kandang Barito Putera, Stadion 17 Mei Siap Menggila di Pegadaian Championship 2026/2027
Kabar gembira yang dinanti-nantikan oleh masyarakat Kalimantan Selatan akhirnya terwujud. Stadion 17 Mei Banjarmasin secara resmi dinyatakan layak untuk menjadi kandang (home base) bagi PS Barito Putera dalam mengarungi kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia, Pegadaian Championship musim 2026/2027. Keputusan krusial ini diambil setelah stadion kebanggaan Banua tersebut menjalani proses inspeksi menyeluruh dari operator kompetisi, Liga Indonesia (ILeague).
Meskipun tim verifikator masih meninggalkan beberapa catatan teknis yang wajib dibenahi, lampu hijau dari ILeague ini menjadi sinyal positif. Setelah sekian lama, Laskar Antasari bersiap untuk kembali menyapa dan berjuang langsung di hadapan ribuan pendukung setianya yang memadati tribun Banjarmasin.
Aspek Penilaian Kelayakan Stadion 17 Mei
Tim inspeksi ILeague melakukan peninjauan mendalam pada Rabu, 8 Juli 2026. Pemeriksaan ini tidak main-main karena mencakup hampir seluruh aspek vital penyelenggaraan pertandingan profesional. Aspek-aspek yang diperiksa secara detail meliputi:
- Kualitas rumput dan drainase lapangan permainan.
- Kondisi ruang ganti pemain dan ofisial pertandingan.
- Ketersediaan ruang media dan kenyamanan area VIP serta VVIP.
- Fasilitas penonton, keandalan sistem pencahayaan, dan jaringan kelistrikan.
- Aspek krusial berupa sistem keamanan dan keselamatan (safety and security).
Menariknya, Stadion 17 Mei bukan satu-satunya yang dipersiapkan. Pada hari yang sama, tim ILeague juga bergerak melakukan proses verifikasi serupa untuk Stadion Demang Lehman yang terletak di Martapura.
Rekomendasi dari Tim Inspeksi ILeague
Head Manager Security and Infrastructure ILeague, Adi Nugroho, mengungkapkan bahwa berdasarkan pengamatan langsung, kondisi Stadion 17 Mei Banjarmasin secara umum sudah berada dalam performa yang baik dan memenuhi standar operasional kompetisi profesional. Namun, ia mengingatkan ada beberapa detail kecil yang wajib disempurnakan demi kenyamanan bersama sebelum sepak mula (kick-off) liga dimulai.
Pihak operator memberikan rekomendasi perbaikan yang berfokus pada pembenahan bangku penonton di tribun, peningkatan fasilitas sanitasi khususnya di tribun utara dan selatan, hingga aspek keamanan alur masuk bus tim beserta para pemain. Menurut Adi, perbaikan ini sangat mendasar karena berkaitan langsung dengan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan seluruh pihak yang terlibat di dalam stadion.
Respons Cepat Manajemen Barito Putera dan Pengelola
Manajemen PS Barito Putera menyambut hasil verifikasi ini dengan penuh rasa syukur. Perwakilan klub, Lalu Anji Wira Pratama, menyatakan bahwa semua dokumen administrasi dan persyaratan utama yang diminta oleh tim inspeksi telah dipenuhi dengan baik. Terkait sisa catatan minor yang diberikan oleh ILeague, pihak manajemen berjanji akan langsung tancap gas berkoordinasi untuk menyelesaikannya.
Senada dengan pihak klub, Koordinator Pengelola Stadion 17 Mei, Grendi Aldaer Malau, mengonfirmasi bahwa catatan tersebut sudah mereka terima. Ia menegaskan bahwa pekerjaan rumah yang tersisa hanyalah pembenahan teknis yang sama sekali tidak menggoyahkan status kelayakan stadion. Beberapa poin yang sedang dikebut pengerjaannya meliputi penyempurnaan fasilitas broadcast penyiaran, penguatan pagar pengamanan, serta pemasangan rambu-rambu petunjuk di area stadion.
Momentum Kebangkitan Sepak Bola Banua
Dukungan penuh dari berbagai lini menjadi kunci kelancaran proses ini. Pimpinan Wilayah Hasnur Group sekaligus Club Match Organizer Committee (CMOC) PS Barito Putera, Ahmad Riduan, menilai momen verifikasi ini merupakan momentum emas untuk mendongkrak standar kualitas penyelenggaraan pertandingan di Kalimantan Selatan.
Ahmad Riduan juga tidak lupa melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kabupaten Banjar. Berkat sinergi dan dukungan nyata pemerintah daerah dalam merenovasi serta meningkatkan infrastruktur, Stadion 17 Mei dan Stadion Demang Lehman kini siap berdiri gagah menyambut kompetisi kasta tertinggi.
Dengan hasil verifikasi positif ini, seluruh elemen tim dan pengelola kini berpacu dengan waktu untuk merampungkan detail teknis akhir menjelang bergulirnya Pegadaian Championship 2026/2027. Stadion 17 Mei Banjarmasin sudah siap kembali bergemuruh dan menjadi saksi bisu perjuangan tanpa lelah Laskar Antasari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Diskominfo Kalsel