Selasa, 06 JANUARI 2026 • 12:05 WIB

Kondisi Terkini Banjir Banjar: 14 Kecamatan Terdampak, Mensos Tinjau Lokasi

Author


Kondisi Terkini Banjir Banjar: 14 Kecamatan Terdampak, Mensos Tinjau Lokasi (kemensosri)

BANJAR, KALIMANTAN SELATAN – Memasuki awal Januari 2026, intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah Kalimantan Selatan memicu luapan Sungai Martapura yang mengakibatkan banjir besar di Kabupaten Banjar. Hingga hari ini, Selasa (6/1/2026), tercatat sebanyak 14 kecamatan terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 50 cm hingga lebih dari 1 meter.

Dampak Meluas di 14 Kecamatan
Berdasarkan data terbaru dari BPBD Kabupaten Banjar, wilayah yang terdampak meliputi sebagian besar kecamatan penyangga, termasuk Martapura Kota, Martapura Timur, Martapura Barat, hingga wilayah hulu seperti Pengaron dan Sambung Makmur. Ribuan rumah warga kini tergenang, memaksa sebagian penduduk untuk mengungsi ke posko-posko darurat atau rumah kerabat yang lebih tinggi.

Akses transportasi di beberapa titik jalan lintas kabupaten juga dilaporkan terhambat akibat genangan air yang cukup dalam, sehingga menyulitkan distribusi logistik secara mandiri oleh warga.

Kunjungan Menteri Sosial dan Percepatan Bantuan
Merespons kondisi darurat ini, Menteri Sosial (Mensos) dijadwalkan meninjau langsung lokasi terdampak di Kabupaten Banjar hari ini. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan penyaluran bantuan logistik, tenda darurat, dan dapur umum berjalan dengan efektif.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial bekerja sama dengan Pemprov Kalsel untuk menyiagakan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) guna membantu proses evakuasi warga lanjut usia dan anak-anak yang masih terjebak di area banjir yang cukup dalam.

Imbauan BMKG Mengenai Cuaca Ekstrem
BMKG Kalimantan Selatan mengeluarkan peringatan dini bahwa potensi hujan sedang hingga lebat masih akan terjadi dalam tiga hari ke depan. Fenomena cuaca ini dipicu oleh adanya gangguan atmosfer di wilayah laut Jawa yang berdampak langsung pada curah hujan di daratan Kalimantan.

Warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Martapura diimbau untuk tetap waspada dan segera mengamankan dokumen penting serta mematikan aliran listrik jika air mulai memasuki rumah.

Langkah Penanganan Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Banjar telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Banjir. Saat ini, fokus utama adalah pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, terutama makanan siap saji, air bersih, dan obat-obatan. Tim medis juga telah disiagakan di puskesmas-puskesmas terdekat untuk mengantisipasi penyakit pascabanjir seperti gatal-gatal dan diare.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU