Memasuki minggu pertama Januari 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Syamsudin Noor mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang melanda hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Masyarakat diminta waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang.
Sebaran Wilayah Terdampak Cuaca Ekstrem
Berdasarkan pantauan radar cuaca terbaru, pergerakan awan konvektif terpantau signifikan di wilayah pesisir dan dataran tinggi. Wilayah yang masuk dalam zona merah atau potensi bahaya tinggi meliputi Kabupaten Banjar, khususnya area yang berdekatan dengan daerah aliran sungai, serta Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru.
Selain itu, wilayah Kalimantan Selatan bagian barat seperti Kabupaten Barito Kuala juga diprediksi akan mengalami hujan durasi lama yang berisiko meningkatkan debit air sungai. Sementara itu, untuk wilayah bagian timur seperti Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu, ancaman angin kencang dan gelombang tinggi di perairan menjadi perhatian utama bagi para nelayan dan transportasi laut.
Ancaman Banjir dan Angin Puting Beliung
Curah hujan yang tinggi di awal tahun 2026 ini bukan tanpa risiko. BMKG mengingatkan potensi banjir luapan dan banjir rob di wilayah pesisir. Kecepatan angin yang diprediksi mencapai 30 hingga 40 km/jam juga berpotensi merusak infrastruktur ringan, pohon tumbang, hingga ancaman angin puting beliung di area terbuka.
Bagi masyarakat yang tinggal di lereng perbukitan seperti di wilayah Hulu Sungai Tengah dan Hulu Sungai Selatan, risiko tanah longsor juga meningkat seiring dengan tingginya intensitas air yang meresap ke dalam tanah.
Imbauan Keselamatan untuk Warga
Pemerintah daerah melalui BPBD Kalimantan Selatan mengimbau warga untuk tetap tenang namun waspada. Berikut adalah langkah antisipasi yang bisa dilakukan:
Tetap waspada dan pastikan keluarga Anda berada di tempat yang aman selama cuaca ekstrem berlangsung di Bumi Lambung Mangkurat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: