Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 23 APRIL 2026 • 15:57 WIB

Menakar Geliat Geopark Meratus: Tantangan Awal Tahun dan Peluang Emas Status UNESCO

Menakar Geliat Geopark Meratus: Tantangan Awal Tahun dan Peluang Emas Status UNESCOGeopark Meratus Kalsel (mckalsel)

Menakar Geliat Geopark Meratus: Tantangan Awal Tahun dan Peluang Emas Status UNESCO
Sektor pariwisata di kawasan Geopark Meratus, Kalimantan Selatan, menghadapi tantangan cukup berat pada pembukaan tahun 2026. Berdasarkan data terbaru, kunjungan wisatawan pada triwulan pertama terpantau mengalami penurunan yang cukup terasa. Fenomena ini sejalan dengan tren perlambatan sektor pariwisata nasional yang biasanya terjadi pasca-musim libur akhir tahun.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi indikator utama kelesuan ini. Tingkat hunian kamar hotel yang sempat menyentuh angka 59,80 persen pada Desember 2025, harus terkoreksi cukup tajam. Pada Januari 2026, angka okupansi turun ke level 49 persen, dan terus merosot hingga menyisakan 44 persen pada Februari 2026.

Faktor Musiman dan Minimnya Kalender Event
Wakil Sekretaris Badan Pengelola Geopark Meratus UNESCO Global Geopark, Theodorik Rizal Manik, menjelaskan bahwa penurunan ini merupakan dinamika yang wajar dalam industri pariwisata. Menurutnya, tingginya angka di bulan Desember dipicu oleh berbagai agenda besar, termasuk Haul Sekumpul yang selalu menyedot mobilitas massa dalam skala masif.

Memasuki awal tahun, terjadi kekosongan agenda pariwisata berskala besar. Belum optimalnya kalender event baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota secara langsung memengaruhi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke situs-situs geologi di Pegunungan Meratus. Tanpa adanya stimulus berupa kegiatan budaya atau festival, kunjungan cenderung bersifat organik dan terbatas pada wisatawan lokal.

Kekuatan Status UNESCO Global Geopark
Meski angka statistik menunjukkan tren menurun, optimisme tetap terjaga. Salah satu kartu as yang dimiliki Kalimantan Selatan saat ini adalah status Geopark Meratus sebagai UNESCO Global Geopark. Pengakuan internasional ini bukan sekadar label, melainkan magnet kuat untuk menarik segmentasi wisatawan yang lebih spesifik, yakni wisatawan minat khusus dan mancanegara.

Geopark Meratus tidak hanya menawarkan keindahan lanskap alam, tetapi juga narasi mendalam mengenai kekayaan geologi, keanekaragaman hayati (biodiversitas), serta keunikan budaya lokal. Potensi inilah yang diproyeksikan akan menjadi mesin penggerak pemulihan pariwisata di triwulan berikutnya.

Promosi Melalui Riset Internasional
Langkah konkret untuk meningkatkan exposure internasional kini sedang berjalan. Dalam waktu dekat, Geopark Meratus dijadwalkan menerima kunjungan tim peneliti dari Prancis. Dipimpin oleh Agatha, seorang gemologis ternama, tim beranggotakan lima orang ini akan melakukan eksplorasi mendalam di kawasan Meratus.

Kunjungan ini memiliki nilai strategis yang ganda. Selain memperkuat basis data ilmiah terkait kekayaan batu mulia dan geologi Meratus, kehadiran tim Prancis ini berfungsi sebagai sarana promosi global. Publikasi hasil penelitian mereka di kancah internasional secara otomatis akan meningkatkan kredibilitas Meratus sebagai destinasi edukasi dan riset dunia.

Menatap Momentum Pemulihan
Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata kini tengah bersiap meluncurkan berbagai rangkaian kegiatan yang diharapkan mampu memicu kembali gairah ekonomi kreatif. Sinergi antara penguatan branding UNESCO, penyelenggaraan event yang konsisten, serta dukungan infrastruktur menjadi kunci utama.

Dengan kolaborasi yang apik antara pengelola, pemerintah, dan masyarakat, Geopark Meratus diyakini mampu melewati fase perlambatan ini. Harapannya, pada pertengahan tahun 2026, kawasan ini tidak hanya kembali ramai oleh wisatawan nusantara, tetapi juga menjadi destinasi unggulan bagi pelancong dunia yang mencari autentisitas alam dan budaya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Kalsel

BERITA TERBARU

Menakar Geliat Geopark Meratus: Tantangan Awal Tahun dan Peluang Emas Status UNESCO

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!