Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 31 MARET 2026 • 17:10 WIB

Kalsel Siaga Karhutla: Damkar Optimalkan Personel dan Armada 24 Jam

Kalsel Siaga Karhutla: Damkar Optimalkan Personel dan Armada 24 JamKalsel Siaga Karhutla: Damkar Optimalkan Personel dan Armada 24 Jam (pinterest)

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) mulai memasang kuda-kuda dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Memasuki periode rawan, penguatan kapasitas sumber daya manusia serta kelayakan sarana prasarana menjadi prioritas utama guna memastikan respons cepat di lapangan.

Maulana Fatahillah, Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kalsel, menegaskan bahwa kesiapan fisik dan mental anggota adalah fondasi utama. Menurutnya, anggota damkar harus selalu dalam kondisi prima agar mampu menghadapi situasi darurat yang seringkali muncul secara tiba-tiba di medan yang sulit.

Optimalisasi Alat dan Armada Tempur
Ketangguhan personel tentu harus didukung oleh peralatan yang mumpuni. Pihak Damkar Kalsel secara rutin melakukan pemeliharaan armada untuk menghindari kendala teknis saat pemadaman berlangsung. Saat ini, kekuatan operasional bertumpu pada satu unit mobil pemadam medium pressure berkapasitas 6.000 liter serta unit water supply yang fleksibel dengan pompa portable.

Secara total, terdapat tujuh unit armada yang disiagakan di dua titik strategis:

  • Dua unit di Banjarmasin untuk mencakup wilayah perkotaan dan sekitarnya.
  • Lima unit di Banjarbaru guna memantau kawasan perkantoran dan objek vital lainnya.

Skema Penjagaan dan Pengawasan Ketat
Guna menjamin keamanan warga, personel disiagakan selama 24 jam penuh dalam sistem regu. Di Banjarmasin, setiap regu diperkuat oleh lima orang, sedangkan di Banjarbaru memiliki enam personel per regu. Tidak hanya itu, tim cadangan dan tim khusus juga selalu dalam posisi standby untuk memberikan dukungan tambahan jika skala kebakaran meningkat.

Maulana menjelaskan bahwa fokus pengawasan saat ini diarahkan pada area yang secara historis rawan, seperti kawasan sekitar bandara dan lingkungan perkantoran. Berdasarkan data BMKG, meski sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan masih dalam kategori aman, beberapa titik sudah mulai menunjukkan status waspada.

Sinergi dan Layanan Pengaduan Masyarakat
Langkah antisipasi ini tidak dilakukan sendirian. Damkar Kalsel terus menjalin koordinasi intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta pemerintah Kabupaten/Kota. Sinergi lintas instansi ini sangat krusial dalam menentukan penetapan status siaga serta operasional posko terpadu.

Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dalam mencegah pemicu kebakaran, terutama dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Jika warga melihat kepulan asap atau titik api, Damkar Kalsel menyediakan layanan hotline 24 jam di nomor 0811 519 113. Respons cepat dari masyarakat diharapkan dapat menekan potensi kerusakan lingkungan akibat karhutla di Bumi Lambung Mangkurat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Diskominfo Kalsel

BERITA TERBARU

Kalsel Siaga Karhutla: Damkar Optimalkan Personel dan Armada 24 Jam

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!