Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 25 FEBRUARI 2026 • 10:06 WIB

Waspada Banjir Rob Perairan Muara Sungai Barito Kalsel 26 Februari–3 Maret 2026

Waspada Banjir Rob Perairan Muara Sungai Barito Kalsel 26 Februari–3 Maret 2026Waspada Banjir Rob Perairan Muara Sungai Barito Kalsel 26 Februari–3 Maret 2026 (pinterest)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi merilis peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau yang dikenal dengan fenomena banjir rob di wilayah Kalimantan Selatan. Ancaman ini diprediksi akan berdampak signifikan pada kawasan Perairan Muara Sungai Barito dalam rentang waktu mulai tanggal 26 Februari hingga 3 Maret 2026.

Fenomena Fase Perigee Sebagai Pemicu
Penyebab utama dari peningkatan ketinggian pasang air laut ini adalah adanya fenomena fase perigee. Fase perigee merupakan kondisi astronomis di mana posisi bulan berada pada jarak terdekat dengan bumi. Kejadian yang terpantau pada tanggal 25 Februari 2026 ini secara alami meningkatkan gaya gravitasi bulan terhadap bumi, yang berakibat pada kenaikan tinggi pasang air laut secara maksimum di berbagai wilayah pesisir, termasuk Kalimantan Selatan.

Prediksi Ketinggian Pasang dan Wilayah Terdampak
Berdasarkan data prediksi pasang surut dari PUSHIDROS TNI AL, puncak pasang maksimum di Perairan Muara Sungai Barito diperkirakan terjadi pada pukul 14.00 hingga 19.00 WITA. Ketinggian pasang air laut dalam periode ini diprediksi bisa mencapai angka maksimum 2,7 meter. Wilayah yang memiliki potensi terdampak paling besar adalah kawasan Pesisir Perairan Sungai Barito.

Mengingat tingginya level air yang diprediksi, BMKG mengimbau keras agar masyarakat pesisir pantai selalu waspada dan melakukan langkah-langkah antisipasi dini untuk meminimalisir dampak kerugian akibat pasang maksimum dan banjir rob ini.

Dampak Terhadap Aktivitas Masyarakat
Banjir rob bukan sekadar genangan air biasa, melainkan fenomena yang dapat melumpuhkan produktivitas wilayah pesisir. Beberapa sektor yang diprediksi akan mengalami gangguan meliputi:

  • Aktivitas Pelabuhan: Terganggunya kegiatan bongkar muat barang di dermaga akibat naiknya permukaan air.
  • Transportasi: Terhambatnya akses mobilitas di sekitar area pelabuhan dan jalanan pesisir yang terendam air laut.
  • Pemukiman Warga: Gangguan pada aktivitas keseharian masyarakat yang tinggal di wilayah pemukiman pesisir.
  • Sektor Perikanan: Dampak langsung terhadap operasional perikanan darat atau tambak yang berada di sekitar muara sungai.

Peringatan yang dikeluarkan oleh BMKG Kalsel ini menjadi pengingat penting bagi seluruh stakeholder dan warga Kalimantan Selatan untuk terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi pasang surut air laut secara berkala melalui saluran resmi BMKG.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Cuacakalsel

BERITA TERBARU

Waspada Banjir Rob Perairan Muara Sungai Barito Kalsel 26 Februari–3 Maret 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!